Kriminalitas Regional

Disebut Baundanya Bunuh Binatang Pun Tak Tega, Tapi Kenapa Tega Habisi Hakim PN Medan Jamaluddin

Disebut Baundanya Bunuh Binatang Pun Tak Tega, Tapi Kenapa Tega Habisi Hakim PN Medan Jamaluddin

Disebut Baundanya Bunuh Binatang Pun Tak Tega, Tapi Kenapa Tega Habisi Hakim PN Medan Jamaluddin
KOMPAS.COM/DEWANTORO
Ibunda RF, Rini menutup wajahnya saat menangis ketika ditanya mengenai sosok anaknya. Menurutnya, RF adalah anak yang baik, penyayang, tulang punggung keluarga. Karena itu dia berharap RF dihukum seringan-ringannya, Selasa (21/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEDAN - Ibunda Reza Fahlevi (RF), Rini Siregar menutup wajahnya karena menangis saat ditanya mengenai sosok anaknya.

Menurutnya, RF adalah anak yang baik, penyayang, tulang punggung keluarga. Karena itu dia berharap RF dihukum seringan-ringannya, Selasa (21/1/2020).

Rini Siregar mengaku terkejut saat pertama kali mengetahui anaknya terlibat dalam pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin (55) yang terjadi pada Jumat, 29 November 2019 silam.

Bahkan, ia pun tak menyangka, anaknya yang dikenal penyayang bisa melakukan hal seperti itu.

"Penyayang anak saya, bahkan membunuh binatang pun tidak akan tega. Makanya saya heran kok bisa terjadi seperti ini, saya tak tahu," katanya saat menjadi saksi dalam rekonstruksi pembunuhan hakim PN Medan, Selasa (21/1/2020).

VIRAL di Medsos, Cuma Guru Geografi, Pria Ini Berani Nikahi Artis Terkenal, Ini Ucapan Haru Si Artis

Viral di Medsos, Bocah Penjual Parfum Ini Tertidur di Trotoar, Bila Tak Laku Bakal Disiksa Ayahnya

Thailand Masters 2020 - Baru Hari 1, 5 Unggulan Ganda Putra Berguguran, Hafiz/Gloria Main Hari Ini

Kata Rini, segaris pun anaknya tak pernah melukai perasaannya. Bahkan, dirinya pun heran Reza bisa seperti itu.

"Semua orang komplek sini kalian tanya lah dia (Reza) seperti apa," katanya.

Masih dikatakan Rini, anaknya merupakan tulang punggung keluarga setelah bapaknya sudah tidak ada.

"Saya mohon Reza dikasih hukuman seringan-ringannya. Dia yang bertanggung jawab kepada saya, karena bapaknya sudah tidak ada," katanya.

Diakui Rini, sebelum pembunuhan itu terjadi, eksekutor lainnya bernama Jeffry Pratama kerap mendatangi rumahnya.

Saat itu, kata Rini, keduanya tampak terlihat membicarakan sesuatu yang serius.

Diberitakan sebelumnya, Kasatreksrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan, rekonstruksi tahap ketiga secara keseluruhan terdapat 6 adegan yang diperagakan pelaku.

Dari rekonstruksi tersebut, diketahui para tersangka menghilangkan barang bukti dengan cara membuang dan membakarnya.

Setelah rekonstruksi, pihaknya akan berkoordinasi dengan kejaksaan untuk penyusunan berkas tahap I.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved