Berita Banjarmasin

KPU Kalsel Jadwalkan Putuskan Hasil Klarifikasi Gusti Makmur Pekan Depan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dijadwalkan akan putuskan hasil klarifikasi atas dugaan adanya unsur pelanggaran

KPU Kalsel Jadwalkan Putuskan Hasil Klarifikasi Gusti Makmur Pekan Depan
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
(kanan) Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dijadwalkan akan putuskan hasil klarifikasi atas dugaan adanya unsur pelanggaran kode etik oleh Ketua KPU Kota Banjarmasin pada pekan depan, Senin (27/1/2020).

Hal ini disampaikan Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah usai rapat klarifikasi yang digelar KPU Provinsi Kalsel yang memanggil Ketua KPU Kota Banjarmasin, Gusti Makmur, Selasa (21/1/2020).

Dijelaskan Edy, sesuai mekanisme, waktu penentuan hasil klarifikasi adalah satu minggu setelah proses klarifikasi dimulai dan akan ditetapkan melalui Rapat Pleno KPU Provinsi Kalsel.

Nantinya, dari hasil klarifikasi apakah didapati adanya unsur pelanggaran kode etik atau tidak akan menentukan sikap KPU Provinsi Kalsel terhadap Ketua KPU Kota Banjarmasin, Gusti Makmur.

Tenaga Honorer Se-Indonesia Bakal Dipensiunkan, Hanya Pegawai Berdasarkan UU yang Dipertahankan

Sudah Tangkap 2 Kobra dan Piton, 22 Hari Dapat 3 Aduan Ular yang Bikin Warga Banjarmasin Ketakutan

Gong Xi Fat Cai! Kumpulan Ucapan Selamat Imlek 2020, Kata-kata Mutiara Sambut Tahun Baru China 2571

Menurut Edy jika didapati adanya dugaan pelanggaran kode etik, maka pihaknya akan meneruskan hasil klarifikasi dan rapat pleno KPU Provinsi Kalsel tersebut ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Proses ini menurut Edy dilakukan untuk menindaklanjuti pemberitaan dan status Ketua KPU Kota Banjarmasin yang tersangkut kasus hukum.

Klarifikasi dilakukan untuk dapat sesegeranya menyelesaikan masalah yang menyangkut pribadi Ketua KPU Kota Banjarmasin agar tidak mengganggu KPU Kota Banjarmasin secara kelembagaan didasari asas kepentingan umum.

"KPU Provinsi Kalsel utamakan kepentingan umum. Terkait persoalan pribadi, kami segera berikan respon penyelesaian supaya cepat diselesaikan sehingga tidak menimbulkan prasangka, praduga yang menyangkut dugaan pelanggaran etik pada jajaran KPU. Karena Kota Banjarmasin juga akan gelar Pemilihan Tahun 2020," kata Edy.

Sedangkan Ketua KPU Kota Banjarmasin, Gusti Makmur nyatakan akan kooperatif dalam mengikuti segala proses yang harus dilalui baik di lembaga KPU maupun di ranah hukum.

Terkait kasus hukum yang dialaminya, Ia nyatakan sudah menunjuk pengacara untuk membantunya melalui proses hukum tersebut.

"Kita sudah menyiapkan pengacara untuk menindaklanjuti laporan tersebut, semuanya sudah saya serahkan kepada pengacara. Jadi kita hormati proses yang berjalan di Kepolisian," kata Gusti Makmur.

Ia juga mengakui sudah satu kali memenuhi panggilan pihak Kepolisian sebagai saksi dalam kasus hukum yang melibatkannya di wilayah hukum Kota Banjarbaru.

"Tentang kasus itu, yang jelas saya sudah memberikan statement bahwa hal itu tidak seperti apa yang telah dilaporkan," kata Gusti Makmur.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved