Berita Kalteng

NEWS VIDEO: Polda Memantau Dugaan Kebocoran Dana CSR Rp 12 Miliar di Bank Kalteng

Pernyataan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, dalam acara pelantikan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setempat, terkait dugaan adanya kebocoran

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pernyataan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, dalam acara pelantikan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setempat, terkait dugaan adanya kebocoran dana Coorporate Social Responsibility (CSR) di Bank Daerah Rp 12 Miliar jadi pantauan Polda Kalteng.

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan adanya temuan OJK terkait dugaan kebocoran dana CSR yang dikelola oleh Bank Kalteng untuk pengadaan mesin ATM.

"Kami masih belum ada komentar terkait hal itu, karena saat ini masih jadi ranah OjK, tapi kami terus melakukan pemantauan terhadap dugaan kebocoran dana CSR dari sejumlah perusahaan yang ada di Kalteng yang dikelola oleh Bank Kalteng," ujarnya, Rabu (22/1/2020).

NEWSVIDEO: Calon Peserta Tes CPNS Mulai Mengambil Kartu Ujian

NEWS VIDEO: Fadil dan Joya Raih Emas di Kejurnas Tenis Meja Bupati Batola Cup Open VII 2020

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran melontarkan pernyataan, terkait dugaan kebocoran dana CSR untuk pengadaan Mesin ATM di Bank Kalteng sebesar Rp 12 miliar hingga saat ini belum tuntas pemeriksaannya oleh OJK.

Dia minta hal tersebut dituntaskan.

Gubernur Sugianto, mengatakan, dia minta hal tersebut dituntaskan agar tidak menjadi fitnah terhadap kepemimpinannya di Pemprov Kalteng saat ini, mengingat jabatannya sebagai Gubernur juga sebagai pemegang saham di Bank Kalteng tersebut.

Pihak OJK hingga saat ini menyatakan, masih menelusuri dugaan kebocoran dana CSR dari sejumlah perusahaan yang dikumpulkan oleh Bank Kalteng yang salah satunya digunakan untuk pengadaan Mesin ATM di bank tersebut.

Pihak Bank Kalteng melalui Direktur Kepatuhan dan Manjemen Resiko, Bank Kalteng, Sabasrini Jenina, yang juga hadir dalam pelantikan Ketua OJK Kalteng yang baru, mengatakan, tidak mengetahui adanya kabar temuan Rp12 miliar tersebut.

Terkait hal itu, dia akan membicarakannya dengan pimpinan Bank Kalteng.

(banjarmasimpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved