Berita Balangan

Tenaga Honorer di Disdik Balangan Kontrak Kerja dengan Kepala Dinas

Kabupaten Balangan memberikan kebijakan kepada pegawai honorer khususnya tenaga pendidik dan satuan pendidikan.

Tenaga Honorer di Disdik Balangan Kontrak Kerja dengan Kepala Dinas
Banjarmasinpost.co.id/Elhami
Sekretaris Disdik Balangan, Abdul Basyid 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kabupaten Balangan memberikan kebijakan kepada pegawai honorer khususnya tenaga pendidik dan satuan pendidikan.

Meski beredar kabar adanya penghapusan honorer oleh pemerintah pusat dan statusnya diganti, namun Pemkab Balangan malah memberikan kabar gembira kepada tenaga pengajar nonPNS.

Sekretaris Disdik Balangan, Abdul Basid menerangkan pada 2020 ini, ada kebijakan baru dari Bupati Balangan, yakni akan ada SK Bupati yang membuat semua guru honorer yang hanya dapat insentif BOS, dan memenuhi syarat dengan masa kerja minimal satu tahun di satuan pendidikan, maka akan masuk dalam penggajian SKPD.

"Pemda akan menarik semua guru honorer (yang direkrut kepala sekolah dalam pengawasan Disdik Balangan) dan gaji dibayar oleh Pemda, bukan dari dana BOS lagi," ucap Basid, Rabu (22/1/2020).

Akhirnya Uus Buka Suara Soal Aib Andhika Pratama Dibongkar Nikita Mirzani, Suami Ussy Disebut Begini

Borok Istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina Dibongkar Tim Rans, Ibu Rafathar Ternyata Kelakuannya Begini

Pinkan Mambo Diisukan Bangkrut Pasca Digantikan Mulan Jameela Jadi Duet Maia Estianty, Ini Faktanya

Adapun tenaga honorer yang digaji dari APBD dan dianggarkan oleh Dinas Pendidikan Balangan ucap Basid mencapai 453 orang.

Sementara guru yang mendapatkan insentif dari dana BOS kurang lebih 800 orang.

Tenaga honorer yang dinaungi oleh Disdik Balangan ucap Basid adalah tenaga kontrak daerah.

Mereka memiliki MoU dengan Kepala Dinas Pendidikan sebagai kuasa pengguna anggaran antara orang profesional yang menjadi guru untuk ditugaskan pada pelayanan pendidikan.

Adapun kekurangannya harus difasilitasi oleh Pemda dan juga bisa difasilitasi sekolah masing masing dengan dana BOS.

Sekolah yang kekurangan tenaga pengajar ujar Basid bisa melakukan perekrutan agar memenuhi setandar pelayanan minimal.

Adapun penggajian yakni dari komite atau dana BOS.

Lantas, adanya SK Bupati nantinya tambah Basid bisa meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer tersebut.

Sementara saat ini standar penggajian di Disdik Balangan untuk tenaga pendidik maupun pendidikan, yakni Rp 700.000 sampai Rp 1.600.000.

Belum terhitung tunjangan. Terutama pasa wilayah pedalaman.
Begitupun nantinya gaji yang didapat oleh tenaga honorer yang mendapatkan SK Bupati Balangan pada 2020 ini.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved