Wisata Pulau Bakut

Uniknya Wisata Pulau Bakut, Sensasi Mendengarkan Suara Binatang Liar di Hutan

JENUH hidup di tengah perkotaan, naluri manusia ingin mendengarkan suara alam. Taman Wisata Alam (TMA) Pulau Bakut yang berada di Kabupaten Barito

Uniknya Wisata Pulau Bakut, Sensasi Mendengarkan Suara Binatang Liar di Hutan
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Taman wisata alam Pulau Bakut, di Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - JENUH hidup di tengah perkotaan, naluri manusia ingin mendengarkan suara alam.

Taman Wisata Alam (TMA) Pulau Bakut yang berada di Kabupaten Barito Kuala (Batola) menawarkan sensasi wisata alam dengan keberagaman keunikannya.

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalsel, Mahrus Aryadi, melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Banjarbaru BKSDA Kalsel Ridwan Efendy, Rabu (22/1/20), menjelaskan objek wisata Pulau Bakut ini untuk menjadi tujuan wisata menarik sekaligus tempat edukasi masyarakat, khususnya bagi para pelajar.

Wisata Pulau Bakut, Ongkos Menyeberang PP Cuma Rp10 Ribu

Dijadikan Rest Area, Wisata Bawah Jembatan Barito di Batola Akan Digelar Event Bulanan

Dijelaskannya, lokasi Pulau Bakut yang merupakan hunian bagi Bekantan (Nasalis Larvatus) memiliki luas 15,8 hektare ini letaknya sangat strategis selain dekat dengan pusat kota, murah dan pengunjung bisa belajar.

Saat ini, kawasan wisata Pulau Bakut ini dilengkapi sejumlah sarana dengan pembiayaan BKSDA Kalsel dan PT Adaro Indonesia.

“Sedangkan fasilitas yang tersedia berupa loket karcis, musala, titian sepanjang 630 meter, menara pandang dan WC. Kedepan rencananya juga akan dilengkapi daya tariknya seperti area kerajinan, kuliner, termasuk mendatangkan komunitas pegiat binatang untuk bisa ditampilkan di lokasi wisata pada hari-hari tertentu,” kata Ridwan.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved