Berita Banjar

Video Ditarget Hasilkan Rp 4,4 Miliar Ditahun 2019, PD Baramarta Hanya Mampu Setor Rp 500 Juta

Tibanya musim penghujan ternyata berpengaruh terhadap produksi batubara yang dihasilkan PD Baramarta.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Musim penghujan tak cuma kerap merepotkan sebagian warga oleh luapan air. Kalangan penambang pun juga kerap terkena imbasnya. Termasuk Perusahaan Daerah (PD) Baramarta.

Perusahaan 'pelat merah' milik Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), ini juga merasakan dampak negatif menyusul tibanya musim hujan saat ini.

Apalagi kadang intensitas curah hujan cukup tinggi seperti yang beberapa kali terjadi sejak rentang waktu beberapa pekan lalu.

"Itu sangat berpengaruh terhadap produksi batu bara kami," ucap Manajer Umum PD Baramarta Sudirman, Kamis (23/1/2020).

Hamil 9 Bulan, PSK di Banjarmasin Ini Berpakaian Seksi dan Tetap Kerja Layani Pria Hidung Belang

Video Penangkapan Begal Berparang di Tebing Tinggi Bungur Tapin

Hasil Autopsi Jenazah Lina Disinggung pada Sule, Ayah Rizky Febian & Putri Delina Beri Jawaban Ini

VIRAL Video, Gadis Belia Dibebaskan Berbuat Mesum dengan Banyak Pria, Misinya Cari Suami Idaman Hati

Ia mengatakan saat hujan mengguyur, aktivitas penambangan praktis terganggu karena secara teknis menyulitkan operator mengoperasikan alat berat. Pasalnya area tambang juga menjadi tergenang dan badan jalan pun menjadi licin.

"Jangan hujan deras, saat hujan mulai turun saja kegiatan penambangan akan dihentikan karena berisiko," tandasnya seraya menyebutkan lokasi tambang berada di wilayah Kecamatan Sungaipinang.

Apakah hal itu yang menjadi penyebab minimnya setoran Baramarta terhadap PAD (pendapatan asli daerah) tahun ini? "Mengenai subtansi tersebut nanti akan dijelaskan oleh bagian kehumasan," ucap Sudirman.

Sekedar diketahui, berdasar data di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banjar setoran Baramarta untuk tahun 2019 realisasinya masih minim.

Pertemuan Ariel NOAH & Luna Maya Secara Sembunyi-sembunyi Sering Terjadi Diungkap Furi Harun

Kala Natasha Wilona & Stefan William Bertegur Sapa Lagi, Mantan Verrell Bramasta Bereaksi Begini

Kepala Bapenda Banjar HM Farid Soufian menyebutkan kontribusi yang masuk dari Baramarta sekitar Rp 500 juta.

Setoran tersebut masih cukup minim, karena target kontribusi terhadap PAD yang ditetapkan pada tahun 2019 sebesar Rp 4,4 miliar. Persoalan tersebut juga menjadi perhatian wakil rakyat Banjar.

Beberapa hari lalu, Komisi II DPRD Banjar saat rapat dengar pendapat (RPD) yang juga dihadiri manajemen Baramarta, mempertanyakan minimnya realisasi setoran ke kas daerah tersebut.

(banjarmasinpost.co.id /roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved