Berita Kotabaru

Sekda Kotabaru Kalsel Pastikan Terjadi Pengangguran Besar-besaran Jika Honorer Dihapuskan

Rencana pemerintah pusat menghapuskan honorer dipastikan tak hanya berdampak pelayanan masyarakat. Namun, rencana penghapusan tanpa memberikan solusi

Sekda Kotabaru Kalsel Pastikan Terjadi Pengangguran Besar-besaran Jika Honorer Dihapuskan
BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Sekda Kotabaru, Drs H Said Akhmad 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Rencana pemerintah pusat menghapuskan honorer dipastikan tidak hanya berdampak pelayanan masyarakat.

Namun, rencana penghapusan tanpa memberikan solusi, bakal menciptakan pengangguran besar-besaran.

Tidak kecuali di Kabupaten Kotabaru, Kalsel.

Diketahui, jumlah honorer di Kotabaru sebanyak 1.162 orang.

Ini berdasarkan data Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD). Posisi mereka pun terancam. 

PLN Tingkatkan Keandalan Jaringan Jelang Haul ke-15 Guru Sekumpul

Video Ditarget Hasilkan Rp 4,4 Miliar Ditahun 2019, PD Baramarta Hanya Mampu Setor Rp 500 Juta

Ikan Melimpah, Danau Bangkau Jadi Incaran Penyetrum Ikan, Dinas Perikanan Ungkap 19 Kasus di 2019

Operasional Tambang Kerap Terganggu Hujan, Begini Imbasnya Produksi Baramarta

Situasi demikian  menyulut reaksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru, Drs H Said Akhmad.

"Pengangguran akan terjadi. Pemerintahkan banyak memberi yang honorer, salah-satunya untuk menampung penggangguran," kata Said Akhmad kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (23/1/2020).

Menurut dia, kalau pemerintah menghapuskan honorer, pemerintah seharusnya juga mencarikan solusi. 

"Bisa (pemerintah pusat) membuat kebijakan, tapi harus ada solusinya. Semua kebijakan bisa, tapi solusinya apa, dampaknya apa itu yang harus dipikirkan," tandas Said Akhmad. (Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved