Berita HSS

Jadi Sasaran Program Review Pencegahan HIV, Penderita di HSS Masih Enggan Berobat

Tim Kementerian Kesehatan bersama World Health Organization (WHO), serta Dinas Kesehatan Kalsel melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Hulu

Jadi Sasaran Program Review Pencegahan HIV, Penderita di HSS Masih Enggan Berobat
dinas kominfo hss
Bupati HSS H Achmad Fikry saat menerima kunjungan Tim Kementerian Kesehatan bersama World Health Organization (WHO), serta Dinas Kesehatan Kalsel, Jumat (24/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Tim Kementerian Kesehatan bersama World Health Organization (WHO), serta Dinas Kesehatan Kalsel melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat (24/1/2020).

Selain silaturahmi, kunjungan sekaligus melaksanakan review tentang program penganggulangan dan pengendalian HIV/AIDS serta penyakit TB Paru akibat kuman mycobacterium tuberculosis.

Kedatangan rombongan, disambut Bupati HSS H Achmad Fikry, Kepala Dinas Kesehatan HSS dr Siti Zainab dan Direktur RSUD Brigjend HHasan Basry HJ Rasyidah, di ruang kerja Bupati.

Pada kesempatan itu, dr Arshad asal Pakistan seorang reviewer dari Kantor Pusat WHO di Jenewa, mengatakan beberapa bulan kedepan Indonesia mengajukan permohonan untuk pendanaan global.

Rumah Sarita Abdul Mukti Dijual Rp 50 M Lunasi Utang Suami Jennifer Dunn, Faisal Harris Disindir

Pengakuan Enam ABG Prostitusi Online, Kehabisan Uang Lalu Jual Diri Rp 300 Ribu Sekali Kencan

Tabiat Asli Teddy & Lina, Mantan Sule Dibongkar Ketua RW, Ibu Rizky Febian & Putri Delina Ternyata?

Untuk itu, kantor pusat WHO melaksanakan review di beberapa wilayah di Indonesia mengenai sejauh mana pelaksanaan program-program sudah dijalankan.

Termasuk apa saja yang bisa diperbaiki dalam penanggulangan ataupun pencegahan HIV/AIDS.

“Hulu Sungai Selatan menjadi salah satu daerah untuk kami melakukan review mengenai program pencegahan HIV/AIDS", kata dr Arsyad.

Menanggapi hal tersebut, Bupati HSS Achmad Fikry, menyatakan, Pemkab HSS melalui Dinas Kesehatan, selama ini terus berusaha mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS.

Namun, semuanya tidak terlepas dari perilaku masyarakat itu sendiri.

“Di HSS orang yang terkena HIV/AIDS masih enggan mengakui dirinya menderita penyakit tersebut. Bahkan juga enggan berobat,” ucap Fikry.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved