Kebakaran di Awang Besar

Kebakaran di Awang Besar Barabai, Dua Orang Alami Luka Bakar, Ternyata Ingin Selamatkan Ini

Kebakaran di Awang Besar Barabai, Dua Orang Alami Luka Bakar, Ternyata Ingin Selamatkan Ini

Kebakaran di Awang Besar Barabai, Dua Orang Alami Luka Bakar, Ternyata Ingin Selamatkan Ini
Rekan BPK HST
Kebakaran di Desa Awang Besar, Kabupaten HST, dua orang mengalami luka bakar, Jumat (23/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kebakaran di Awang Besar Barabai, Dua Orang Alami Luka Bakar, Ternyata Ingin Selamatkan Ini.

Kebakaran yang terjadi di Desa Awang Besar Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, memakan dua orang korban luka bakar.

Akibatnya, dua orang yang mengalami luka bakar terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Damanhuri Barabai untuk mendapatkan penanganan luka bakar.

Kepala Desa Awang Besar, Abdurrahman, mengatakan dua warganya yang menjadi korban yakni Haderi dan Sahruni.

BREAKING NEWS: Api Bakar Lima Rumah di Desa Awang Besar Barabai, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jadwal Pernikahan Sule Dibeberkan Pengacara, Petugas KUA Jelaskan Ini soal Ayah Rizky Febian

Tabiat Asli Teddy & Lina, Mantan Sule Dibongkar Ketua RW, Ibu Rizky Febian & Putri Delina Ternyata?

Peringatan Sosok Ini ke Nikita Mirzani Terbukti? Berseteru Andhika Pratama-Ussy Lalu Diboikot 1 TV

Keduanya merupakan saudara sepupu. Dibeberkannya, api mengenai tubuh keduanya ketika Haderi dan Sahruni hendak menyelamatkan kendaraan bermotor.

Nahas, api yang besar dan menjalar cepat membuat Haderi dan Sahruni terbakar. Beruntung keduanya masih bisa diselamatkan dan ditangani di Rumah Sakit.

“Api besar, keduanya hendak mengeluarkan sepeda motor. Haderi mengalami luka tangan, punggung, dan kaki. Sementara, Sahruni mengalami luka pada bagian kaki,” katanya.

Bhabinkamtibmas Desa Awang Besar, Brigadir Riri Herlianto, membeberkan jika dua orang yang mengalami luka bakar sedang dirawat dan ditangani di rumah sakit.

Dikatakannya, kebakaran kali ini menghanguskan milik Jahura, Abdul Wahid, Raudah, Haderi, dan Sahruni. Rumah yang terbakar 100 persen yakni rumah Jahura, Rusli, dan Haderi. Sementara Abdul Wahid hanya 50 persen sedangkan Sahruni hanya 30 persen.

Kebakaran terjadi pada pukul 15.55 Wita. “Kalau saya ikut memadamkan api dengan anggota BPK lainnya,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved