Berita Kabupaten Banjar

Lestarikan Ikan Lokal, Upaya ini yang Dilakukan Dinas Perikanan Banjar

Populasi ikan lokal Kalimantan Selatan (Kalsel) yakni papuyu dan haruan (gabus) kian menyusut.

Lestarikan Ikan Lokal, Upaya ini yang Dilakukan Dinas Perikanan Banjar
banjarmasinpost.co.id/roy
PEDAGANG ikan lokal di Martapura melayani pembeli, beberapa hari lalu. Populasi ikan lokal makin menyusut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Populasi ikan lokal Kalimantan Selatan (Kalsel) yakni papuyu dan haruan (gabus) kian menyusut.

Termasuk yang berada di wilayah Kabupaten Banjar.

Hal itu terindikasi dari makin sedikitnya ikan papuyu dan haruan yang ada di pasar-pasar tradisional di Kota Martapura atau di pasar di kecamatan.

Karena itu harganya pun makin menanjak.

"Sekilonya kadang bisa sampai Rp 120 ribu ikan haruan. Itu pun barangnya tak banyak di pasaran," ucap Rahman, warga Martapura, Jumat (24/1/2020).

Semua Video & Foto Nikita Mirzani Dihapus Starpro Jadi Tantangan Seteru Andhika Pratama-Ussy

Linda Kaget Mendengar Suara Ledakan, Ternyata Benda Mirip Peluru Tembus Kamar Warga Batibati ini

Tabiat Asli Teddy & Lina, Mantan Sule Dibongkar Ketua RW, Ibu Rizky Febian & Putri Delina Ternyata?

Dikatakannya, para pemancing ikan haruan kini juga sedikit.

"Ya karena ikannya juga susah dicari. Kalau dulu maunjun (memancing) masih mudah dapat ikan haruan, sekarang susah, sedikit dapatnya," sebutnya.

Ia berharap pemerintah daerah melakukan upaya pelestarian ikan haruan maupun ikan-ikan lokal lainnya seperti papuyu dan toman.

Caranya bisa melalui penangkaran bibit dan penaburan di perairan alam serta penindakan terhadap penyetrum ikan.

Hal tersebut saat ini juga menjadi perhatian khusus Dinas Perikanan Kabupaten Banjar.

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved