Berita Kalteng

Penerapan Plasma-Inti Kebun Sawit untuk Masyarakat Tak Berjalan, Warga Sekitar Belum Sejahtera

Upaya pemerintah pusat agar warga yang tinggal di sekitar perkebunan besar kelapa sawit mendapatkam kesejahteraan melalui program plasma dan inti

Penerapan Plasma-Inti Kebun Sawit untuk Masyarakat Tak Berjalan, Warga Sekitar Belum Sejahtera
tribunkalteng.co/fathurahman
Pengusaha PBS Sawit saat membicarakan soal harga jual sawit di Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya pemerintah pusat agar warga yang tinggal di sekitar perkebunan besar kelapa sawit mendapatkam kesejahteraan melalui program plasma dan inti belum berjalan dengan baik.

Ketentuan Permentan No.26 Tahun 2007 Tentang Plasma Kelapa Sawit masih belum memberikan kesejahteraan untuk warga.

Tidak semua warga yang tinggal di sekitar kebun dapat manfaatnya.

Ini seperti yang terjadi di Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Hingga kini sejumlah PBS Sawit setempat tidak melaksanakan kewajiban memberikan 20 persen lahannya untuk plasma bersama warga.

Foto Jadul Syahrini & Reino Barack Malah Ungkap Fakta Ini, Incess Sebut Soal Keluarga sang Suami

Lebih Parah dari Eka Deli, Ello & Pinkan Mambo, Ari Sigit Terima Rp3 Miliar dari Investasi MeMiles

VIRAL Video, Gadis Belia Dibebaskan Berbuat Mesum dengan Banyak Pria, Misinya Cari Suami Idaman Hati

Alasannya lahan sudah tidak ada.

"Kami berharap program plasma bisa berjalan agar kami juga diperhatikan," ujar salah satu warga.

Warga setempat berharap mereka diberikan lahan untuk bisa berkebun sawit.

Penti Djafar, warga setempat tergabung dalam koperasi Rinjau Hapakat, mengharapkan ada realisasi dari perusahaan untuk menerapkan pemberian plasma sawit bagi warga sekitar PBS sebesar 20 persen tersebut.

Sementara itu, Pemerhati Kebun Sawit di Kotim, Gumarang, Jumat (24/1/2020) mengatakan, program pemerintah pusat dalam mengimbangi pertumbuhan ekonomi melalui peran Investor perkebunan kelapa sawit diharapkan berdampak pada pemerataan Ekonomi Rakyat melalui Program Plasma.

Semua investor perkebunan Kelapa Sawit diwajibkan melaksanakan Plasma diantaranya 80% PBS dan 20% Plasma atau Masyarakat berdasarkan Permentan No.26 tahun 2007.

"Namun ini jadi masalah, karen investasi dan perizinan dilakukan sebelum lahirnya ketentuan plasma," ujarnya.

banjarmasinpost.co / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved