Public Services

Tolong Selidiki Pungutan di Jalan Menuju Makam Datu Kelampayan, Soalnya Tertulis Izin Dishub

Kepada Dishub Kabupaten Banjar. Tolong diselidiki pungutan yang ditarik kepada pengemudi motor dan mobil yang memasuki pintu gerbang

Tolong Selidiki Pungutan di Jalan Menuju Makam Datu Kelampayan, Soalnya Tertulis Izin Dishub
hari widodo
Pengemis berebut mengais uang meski peziarah Makan Datu Kelampaian sudah dalam mobil 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kepada Dishub Kabupaten Banjar. Tolong diselidiki pungutan yang ditarik kepada pengemudi motor dan mobil yang memasuki pintu gerbang tengah jalan, tak jauh dari kawasan simpang tiga jalan Kelampayan menuju makam Datu Kelampayan. Mobil bayar Rp 5 ribu dan Motor Rp 1-3 ribu. Di sana tertulis ada izin Dishub. Pungutan itu tidak ada secarik kertas, sebagai tanda bukti masuk. 0281350876018

Tanggapan:

TERKAIT hal tersebut dapat kami jelaskan bahwa memang di Kelampayan ada pengelolaan parkir di bawah binaan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar. Nominal biaya parkirnya yakni Rp 5.000 untuk roda empat dan Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua. Ini dikenakan terhadap para peziarah di makam Datu Kelampayan.

Sedangkan kalau untuk masyarakat sekitar atau yang bukan peziarah, tidak dikenai parkir. Pemungutan parkir tersebut landasan hukumnya yakni Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2014. Jadi, itu resmi dan bukan pungutan liar.

Kalau bagi peziarah yang sudah sering ke sana, pasti sudah paham tentang adanya parkir tersebut. Itu juga sudah lama diterapkan dan tidak ada masalah. Kalau misalnya ada warga memandu peziarah saat masuk atau keluar area parkir, itu kami tidak menangani. Itu sifatnya sukarela peziarah saja.

H Aspihani MAP, Kepala Dishub Banjar

Banjarmasin Post edisi Jumat (24/1/2020).
Banjarmasin Post edisi Jumat (24/1/2020). (Dok Banjarmasinpost.co.id)
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved