Muhammadiyah Haramkan Rokok Elektrik

Gaya Hidup Baru Era Digital, Ada Perasaan Superioritas Jika Menggunakan Vape

Fenomena tren vape menurut pengamat genetik sosial ULM Prof Dr Husaini, SKM.M.Kes, tak lain sebagai gaya hidup baru era digital.

Gaya Hidup Baru Era Digital, Ada Perasaan Superioritas Jika Menggunakan Vape
BPost Cetak
Bpost edisi cetak Sabtu (25/1/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fenomena tren vape menurut pengamat genetik sosial ULM Prof Dr Husaini, SKM.M.Kes, tak lain sebagai gaya hidup baru era digital.

"Anak muda dan remaja lagi tren dalam pergaulan mereka terutama lagi nongkrong di cafe, mal menggunakan jenis rokok elektrik atau vape ini. Tren bervariasi jenis vape dan kandungan/isi nya, ada perasaan superioritas jika menggunakannya, hal lain nya yang memicu tren pengguna jenis rokok elektrik ini yaitu relatif mudah mendapatkannya dan relatif murah harganya," kata dia.

Muhammadiyah Resmi Mengharamkan Penggunaan Rokok Elektrik, Penikmat Vape Bereaksi Begini

Pengumuman Lokasi & Jadwal Tes SKD CPNS Kementerian Pendidikan dari Jakarta hingga Papua, Ayo Cek!

Tabiat Asli Teddy & Lina, Mantan Sule Dibongkar Ketua RW, Ibu Rizky Febian & Putri Delina Ternyata?

Ya, menurut dia, Vape mampu membangun rasa percaya diri bagi penggunanya, terutama bagi anak remaja dalam pergaulan dan ini akan terekam dalam memori otak akan gaya/style bagi penggunanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved