Berita Banjarmasin

Komisi II DPRD Kalsel Tindaklanjuti Rencana Investasi Pabrik Dolomit

Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Provinsi Kalsel menindaklanjuti minat investor PT Alam Hijau untuk membangun pabrik pengolahan dolomit

Komisi II DPRD Kalsel Tindaklanjuti Rencana Investasi Pabrik Dolomit
humas dprd kalsel
Rombongan Komisi II DPRD Kalsel pantau pabrik dolomit di Gresik, Jatim 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Provinsi Kalsel menindaklanjuti minat investor PT Alam Hijau untuk membangun pabrik pengolahan dolomit di Banua dalam waktu dekat.

Hal ini ditunjukkan dengan kunjungan langsung para Wakil Rakyat Kalsel ke pabrik pengolahan dolomit milik PT Alam Hijau yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur sejak Jumat (24/1/2020).

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo memantau langsung operasional pabrik pengolahan dolomit yang memproduksi pupuk dolomit tersebut.

Disampaikan Imam melalui Humas DPRD Provinsi Kalsel, tujuan utama kunjungan tersebut adalah untuk memastikan bahwa operasional pabrik tidak menimbulkan dampak negatif yang berbahaya bagi lingkungan jika benar akan dibangun di Kalsel.

Derita Masa Lalu Anang Hermansyah Disinggung Ashanty, Ibu Sambung Aurel Lakukan ini ke Arsy

Hasil Autopsi Lina Ibunda Rizky Febian Diingini Teddy Segera Didapat, Terkait Kematian Mantan Sule

Lokasi dan Waktu Tes SKD Peserta CPNS Kota Banjarbaru Kalsel Sudah Diumumkan, Ini Jadwalnya

Penampakan Joroknya Pasar Tradisional Kota Wuhan, Tempat Virus Corona yang Membunuh 26 Orang

“Kita ingin memastikan bagaimana kondisi perusahaannya dan gangguan terhadap lingkungannya terutama. Jangan sampai nanti ada dampak terhadap lingkungan,” kata Imam.

Sedangkan secara garis besar menurutnya Komisi II DPRD Provinsi Kalsel mendukung jika rencana investasi PT Alam Hijau membangun pabrik pengolahan dolomit di Kalsel direalisasikan.

Diketahui, dolomit merupakan jenis mineral batuan yang mengandung kadar magnesium tinggi yang dapat diolah menjadi bahan pupuk tanaman dan berfungsi untuk mengatur tingkat keasaman tanah.

Menurut Imam, walau pupuk dolomit sudah banyak dan umum digunakan oleh sektor pertanian di Kalsel, namun memang belum ada satupun pabrik pupuk dolomit yang beroperasi di Kalsel.

"Memang ada pabrik kapur untuk tujuan yang sama, tapi kapur belum setinggi dolomit kandungan Mg (magnesium) nya. Jadi selama ini di Kalsel terus didatangkan dari Jawa," kata Imam.

Manfaat langsung jika beridirnya pabrik pengolahan dolomit yang memproduksi pupuk dolomit diprediksinya bisa menekan harga pupuk dolomit dan secara langsung menunjang serta meningkatkan produksi di sektor pertanian Kalsel.

Selain itu, manfaat lain menurutnya tentu dengan dibukanya pabrik tersebut tentu akan membuka lapangan kerja baru bagi tenaga kerja termasuk anak muda Banua untuk berkiprah di bidang industri pertanian.

Apalagi menurutnya industri pertanian dan perkebunan memang saat ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Kalsel untuk sekali lagi dijadikan sektor industri tumpuan perekonomian menggantikan peran industri pertambangan Banua.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved