Breaking News:

Berita Kotabaru

Bahas Ijin SPBU dengan Dinas LH, Ketua Komisi III Kotabaru Tinggalkan RDP, Ini Penyebabnya

Pimpinan rapat saat itu dipimpin Suji Hendra yang juga Ketua Komisi III, memutuskan keluar meninggalkan ruang rapat dengan Dinas LH.

Penulis: Herliansyah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Suasana saat rapat dengar pendapat di DPRD berakhir kekecewaan Komisi Gabungan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi Gabungan, DPRD Kotabaru dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berbuah kekecewaan.

Pimpinan rapat saat itu dipimpin Suji Hendra yang juga Ketua Komisi III, memutuskan keluar meninggalkan ruang rapat.

Bentuk kekecewaan Suji Hendra, merasa dilecehkan dan tidak dihargai oleh karena sikap Kepala DLH Arif Fadilah yang dianggap justru cengar-cengir selama rapat berlangsung di ruang rapat gabungan komisi tersebut.

Selain sikap itu yang membuat kecewa anggota komisi gabungan. Selama RDP yang sebelumnya dibuka pimpinan rapat, Kepala DLH yang dianggap tidak serius karena penyampaian jawaban dari pertanyaan dilontarkan anggota dewan selalu dijawab di luar konteks.

Hasil Autopsi Lina, Mantan Sule Dibeberkan Polisi Hari Ini? Teddy & Rizky Febian Harus Nunggu Lagi

Ternyata 5 Juta Orang Kabur Duluan Tinggalkan Kota Wuhan Sebelum Diisolasi Akibat Virus Corona

NEWSVIDEO: Puluhan Toko PPS Disiapkan untuk Jemaah Haul Guru Sekumpul

Puluhan Toko PPS Disiapkan untuk Jemaah Haul, Begini Kondisinya

Padahal rapat kerja membahas proses perizinan Analisisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), namun oleh Kepala DLH justru membahas soal penanganan sampah dan anggaran.

Sempat mendapat teguran dari Wakil Pimpinan rapat Gewsima Mega Putra yang juga Wakil Ketua Komisi III.

"Kita fokus saja ke persoalan yang akan dibahas," ujar Gewsima dengan geram.

Untuk diketahui RDP dilaksanakan membahas soal adanya pengaduan investor ke DPRD, karena izin Amdal diajukan investor untuk pembangunan SPBU/AMPS tidak kunjung kelar.

Padahal pengajuan dengan persyaratan yang lengkap sudah berlangsung setahun.

Lagi-lagi memantik emosi anggota komisi gabungan dan pimpinan rapat, karena jawaban Kadis LH yang terkesan tertutup.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved