Kriminalitas Balangan

Lima Bulan Jadi TO, Dua Bandar Sabu di Lampihong Akhirnya Dibekuk Pihak Kepolisian

Selama kurang lebih lima bulan menjadi Target Operasi (TO) oleh Polres Balangan dan Polsek Lampihong, akhirnya, dua bandar sabu di Kecamatan

Lima Bulan Jadi TO, Dua Bandar Sabu di Lampihong Akhirnya Dibekuk Pihak Kepolisian
humas polsek lampihong
Dua tersangka tindak pidana pengedaran narkotika di Kecamatan Lampihong, Ismail dan Adi (posisi jongkok) berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian Polsek Lampihong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Selama kurang lebih lima bulan menjadi Target Operasi (TO) oleh Polres Balangan dan Polsek Lampihong, akhirnya, dua bandar sabu di Kecamatan Lampihong berhasil ditangkap.

Kapolres Balangan, AKBP Nur Khamid melalui Kasat Narkoba Polres Balangan, AKP Fadillah di dampingi Kapolsek Lampihong menerangkan perihal penangkapan tersebut, Senin (27/1/2020).

"Jadi tersangka ini merupakan TO yang sudah lama diintai. Berkat kinerja dari Polsek Lampihong, akhirnya tersangka berhasil ditangkap," ujar AKP Fadillah.

Penangkapan dilakukan pada Minggu (26/1/2020) dinihari.

Saat itu tersangka, yakni Ismail (37) yang merupakan bandar sabu di desa tersebut sedang berada di rumahnya.

35 Tahun Jalan dan Jembatan Mulyoharjo Tak Tersentuh, Pejabat Hanya Meninjau tanpa Ada Perbaikan

Kehidupan Teddy & Lina Sebenarnya Dibongkar Tetangga, Lepas dari Sule, Ibu Rizky Febian Jadi Begini

Ucapan Putri Iis Dahlia Berujung Petaka Imbas Berbau Bodyshaming, Salsha Disemprot Selebgram Ini

Ternyata 5 Juta Orang Kabur Duluan Tinggalkan Kota Wuhan Sebelum Diisolasi Akibat Virus Corona

Diketahui pula, Ismail sedang tidur saat diringkus oleh pihak kepolisian.

"Penyelidikan sudah lama kami lakukan. Sementara untuk penangkapan kami juga bekerjasama dengan kepala desa setempat," ucap Kapolsek Lampihong, Iptu Kuswanto.

Ismail ditangkap di Desa Matang Hanau, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Kalsel.

Dari hasil penyelidikan, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah Ismail, yakni psikotropika jenis sabu sebanyak 22 paket.

Adapun beratnya mencapai 31,04 gram.

Barang tersebut ditemukan dalam kantong plastik hitam yang diakui oleh Ismail sebagai barang miliknya.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved