Berita Banjarmasin

Virus Corona Mewabah, Begini Kisah Mahasiswa Banjarmasin di Kota Nanjing, Kekurangan Stok Masker

Ayu Febriani saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi Diploma Tiga (D3) Bisnis Internasional di Jiangsu Institute of Commerce, Nanjing, China

Virus Corona Mewabah, Begini Kisah Mahasiswa Banjarmasin di Kota Nanjing, Kekurangan Stok Masker
banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Ayu Febriani mahasiswa asal Banjarmasin yang tengah menempuh pendidikan di Kota Nanjing, China. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Virus Korona yang tengah mewabah di Kota Wuhan, China membuat perasaan Riri Warga Banjarmasin diliputi perasaan cemas.

Pasalnya, putrinya Ayu Febriani saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi Diploma Tiga (D3) Bisnis Internasional di Jiangsu Institute of Commerce, Nanjing, China,

"Minta doanya ya, semoga kami di sini selalu diberikan keselamatan dan kesehatan selalu sampai nanti balik ke Banjarmasin,"ungkap  Ayu Febriani, saat dihubungi orangtuanya, Riri, warga Kota Banjarmasin melalui sambungan telepon video WhatsApp, Senin (7/1/2020) siang tadi.

Menempuh pendidikan di negeri China,  kondisi ia pun kini dirasakaan tidak sebaik seperti biasanya.

Pakaian Renang Irish Bella Saat Liburan Bareng Ammar Zoni Disorot, Lihat Foto Pemain Cinta Suci Itu

Hasil Autopsi Lina, Mantan Sule Dibeberkan Polisi Hari Ini? Teddy & Rizky Febian Harus Nunggu Lagi

NEWSVIDEO: Puluhan Toko PPS Disiapkan untuk Jemaah Haul Guru Sekumpul

Bawaslu Kalteng Ancam Sanksi Terhadap ASN di Kalteng yang Tidak Netral

Pasalnya, negara yang kini tengah ia tinggali untuk menuntut ilmu tersebut sedang dilanda kejadian luar biasa oleh merebaknya wabah Corona Virus atau Virus Korona.

Bahkan tidak hanya Wuhan sebagai salah satu asal Virus Korona tersebut, melainkan hampir seluruh wilayah berjuluk Tirai Bambu, termasuk Nanjing pun juga telah diteror oleh merebaknya virus mematikan tersebut.

Febri menyebutkan bahkan kecemasan itu kini juga telah terkonfirmasi oleh adanya temuan sedikitnya sebanyak tujuh warga yang dinyatakan telah terindikasi terinfeksi virus korona tersebut.

" Iya betul, sudah ada tujuh yang terindikasi kena. Tapi itu pun memang masih diduga dan mereka saat ini juga sedang dikarantina. Jadi Alhamdulillah untuk situasi kampus juga masih aman, "jelasnya.

Namun bukan berarti di tengah ancaman tersebut, tambah Febri, pihak kampus dan otoritas terkait pun tutup mata. Melainkan sejak merebaknya virus korona di negara tirai bambu, sejumlah kampus telah menerapkan berbagai kebijakannya.

" Iya, untuk himbauan sendiri tentunya ada ya, cuman biasanya dari masing-masing kampus mengeluarkan kebijakan berbeda-beda," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved