Breaking News:

Berita Banjarmasin

Inovasi Menuju WBBM, Kejati Kalsel Deklarasi Mempertahankan Predikat WBK

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan mempertahankan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang diperoleh pada Desember 2019 lalu.

Penulis: Irfani Rahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
-Kajati Arie Arifin saat tanda tangan Deklarasi Pencanangan kejati kalsel memperhaankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayan Birokrasi Bebas dan Melayani (WBBM), 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK) yang diperoleh pada Desember 2019 lalu.

Bahkan saat ini Kejati tengah melakukan beberapa inovasi untuk mendapatkan Wilayan Birokrasi Bebas dan Melayani (WBBM).

Tak hanya itu, agar hal ini tercapat, Kejati yang dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel Arie Arifin melaksanakan Deklarasi Pencanangan kejati kalsel mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayan Birokrasi Bebas dan Melayani (WBBM), Selasa (28/1/2020) .

Deklarasi ini diikuti semua pegawai Kejaksaan dari Wakajati, Asisten Koordinator, para jaksa dan karyawan.

Kajat Arie Arifin mengungkapkan predikat WBK sudah didapat dan patut bersyukur pasalnya tidak mudah untuk mendapatkan predikat terebut dan banyak dari istansi/lembaga lain yang belum mendapatkannya, padahal mereka sudah berusaha dan bekerja keras.

Cicilan Luna Maya demi Tas Mewah Disinggung, Artis yang Dekat Ryochin & Faisal Nasimuddin Pamer Ini

Raja Baru Muncul, King of The King Punya Harta Rp 60.000 T & Siap Lantik Presiden Saingan Jokowi

Kisah Mahasiswa Kedokteran di Wuhan Asal Kotabaru, Kampusnya Sepi Kantin Sempat Tutup

Arie pun berharap para pegawai untuk selalu meningkatkan kinerja agar menjadi lebih baik lagi.

Dalam menuju WBBM, kejati akan melakuka inovasi, yakni Integrasi jadwal sidang.

Kejati dan PT akan bekerja sama dalam hal kegiatan sidang di seluruh wilayah Kalsel baik sidang pidum, maupun tipikor

Kemudian case management system (CMS).

CMS akan terus dioptimalkan melalui aplikasi yang sudah ada serta akan dibangun aplikasi SOP Pidum.

Optimalisasi aplikasi CMS, bertujuan antara lain staf dan jaksa dapat bekerja dalam pembuatan dokumen dan laporan dengan cepat dan nyaman, kajati dapat memonitor perkara pidum secara real time

"Kajati dapat memonitor perkara pidum baik yang diproses kejati maupun di seluruh kejaksaan negeri se Kalsel secara real time dan masyarakat mendapatkanm akses informasi perkara dengn mudan dan real time, Pertahankan WBK yang diperoleh, berjuang dengan sungguh-sungguh," pesannya.

(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved