Tak Ada Sekolah di Dusun Nanai

Jalan Menuju Dusun Nanai Berada di Hutan, Saat Hujan Jalan Licin, Tak Ada yang Berani Melintas

Bisa dikatakan tidak gampang untuk menuju Dusun Nanai dari Desa Ajung, begitupun sebaliknya.

Jalan Menuju Dusun Nanai Berada di Hutan, Saat Hujan Jalan Licin, Tak Ada yang Berani Melintas
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Pemandangan permukiman warga di Dusun Nanai, Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalsel yang di potret dari dataran tinggi dusun 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Bisa dikatakan tidak gampang untuk menuju Dusun Nanai dari Desa Ajung, begitupun sebaliknya.

Kondisi jalan wilayah pegunungan dan berada di hutan, membuat akses ke dusun terbatas.

Keinginan Kipin bersekolah dan upaya orangtuanya agar sang anak mendapat pendidikan yang layak penuh perjuangan.

Setiap subuh, Herman, ayah Kipin selalu mengantarkan anaknya sekolah berjalan kaki.

Kemudian ia juga menunggu sang anak hingga pulang.

Keterbatasan Akses Pendidikan di Dusun Nanai, Siswa SD ini Jalan Kaki Dua Jam untuk ke Sekolah

Murka Teddy ke Sosok Ini, Merasa Disudutkan Pasca Kematian Lina, Mantan Sule & Ibu Rizky Febian

Kakinya Sempat Dililit, Arbayani Bisa Menaklukkan Piton yang Selama ini Memangsa Unggas warga

"Subuh-subuh itu masih gelap dan kami berjalan menggunakan sentar," ucap Herman.

Sebut Herman, memang bisa menggunakan kendaraan bermotor roda dua untuk melewati jalan menuju Desa Ajung, satu-satunya SD terdekat.

Namun karena musim hujan, jalanan pun licin dan ia tidak berani melintas.

Belum lagi risiko kecelakaan yang dianggap cukup tinggi, karena selain turunan dan tanjakan terjal, sisi jalan kebanyakan adalah jurang yang dianggap cukup curam.

"Kalau musim hujan ini tidak berani naik motor," ucap lelaki 20 tahun ini.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved