BPost Cetak

Putri Saudi Gagal Punya Vila di Bali, Tertipu Setengah Triliun Rupiah

Seorang putri Kerajaan Arab Saudi bernama Lolwah binti Mohammed bin Abdullah Al Saud ditipu oleh dua WNI berinisial EMC dan EAH

Putri Saudi Gagal Punya Vila di Bali, Tertipu Setengah Triliun Rupiah
BPost Cetak
Pemerintah pusat pejabat di daerah mengangkat honorer, BPost Edisi Rabu (29/12/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Seorang putri Kerajaan Arab Saudi bernama Lolwah binti Mohammed bin Abdullah Al Saud ditipu oleh dua warga negara Indonesia (WNI) berinisial EMC dan EAH. Tidak tanggung-tanggung, akibat penipuan ini sang putri mengalami kerugian 36 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 505 miliar.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo mengatakan, kasus ini pertama kali dilaporkan oleh kuasa hukum Lolwah pada Mei 2019.

Kuasa hukum Lolwah saat itu melaporkan adanya dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan. ”Kerugian ditaksir Rp 512 miliar atau setengah triliun lebih,” kata Sambo, Selasa (28/1).

Sambo menuturkan, Lolwah mengirimkan uang kepada terduga pelaku yang merupakan ibu dan anak mulai 27 April 2011 sampai 16 September 2018 untuk pembangunan vila.

Pejabat yang Angkat Honorer Bakal Kena Sanksi, Mereka Dipekerjakan Hingga Desember

Wuhan Mencekam, Mahasiswa Banjar Ini Ungkap Sempat Sulit Cari Makan, Corona Tewaskan 106 Warga Cina

Borok Rizky Febian Dibongkar Teddy Suami Lina, Putra Sule Itu Disebut Lakukan Ini pada Ibunya

Wanti-wanti Sosok Ini ke Luna Maya Soal Virus Corona, Teman Ryochin Muncul di Daerah Reino Barack

Uang itu untuk membeli tanah dan pembangunan Vila Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.

Nyatanya hingga 2018 bangunan vila yang dijanjikan kedua terduga pelaku itu tak kunjung rampung. Korban yang penasaran kemudian meminta sebuah kantor jasa penilai publik (KJPP) melakukan survei lapangan.

Hasilnya, berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ni Made Tjandra Kasih, kondisi bangunan Villa Kama dan Amrita Tedja ternyata tidak sesuai dengan kesepakatan harga.

Sambo menyebut, tanah dan vila tersebut semula juga akan dibalik nama atas nama perusahaan PT Eastern Kayan. Namun sampai saat ini, tanah dan vila itu masih atas nama terduga pelaku

Tak hanya menipu sang putri Arab dalam pembangunan vila, kedua terduga pelaku juga menawarkan sebidang tanah kepada korban seluas 1.600 meter persegi (m2) di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.

Sang putri kemudian mengirimkan uang Rp 6 miliar kepada terduga pelaku. ”Akan tetapi, setelah dikonfirmasi, pemilik tidak pernah menjual lahan itu,” ucap Ferdy.

Kuasa hukum Lolwah di Indonesia, I Wayan Mudita mengatakan, kliennya pertama kali bertemu dengan terduga pelaku di Malaysia.

Kisah Helmy Yahya Tergoda Menjadi Dirut TVRI, Pernah Dilarang Sang Kakak Tantowi Yahya

Ritual yang Dilakukan Teddy Sepeninggal Lina, Ibu Rizky Febian & Eks Sule Muncul di Ruangan?

Tiga Turbin di PLTA Pangeran Mochamad Noor Kalimantan Selatan Dioperasionalkan

”Ketika itu putri ini ada investasi di Malaysia. Dari situ ditawari investasi di Indonesia, di Bali,” kata Mudita.

Menurut Mudita, ketika itu korban langsung menaruh kepercayaan pada kedua pelaku. Bahkan kedua terduga pelaku sempat diangkat jadi direktur utama dan komisaris di perusahaan yang dikelola korban.

Lolwah baru sadar dirinya ditipu pada 2018 setelah kedua terduga pelaku menghilang. Korban pun kemudian mendatangi Bareskrim Polri pada Mei 2019. (tribun network/thr/dod)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved