Berita Hulu Sungai Selatan

Satpol PP Tertibkan PKL di Trotoar Jembatan Andi Tajang di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalsel

Petugas Satpol-PP bersama Tibum di tiga Kecamatan, yaitu Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat, mengambil tindakan tegas terhadap Pedagang Kali Lima

Satpol PP Tertibkan PKL di Trotoar Jembatan Andi Tajang di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalsel
istimewa
Penertiban PKL di atas trotoar jembatan Andi Tajang, Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Rabu (29/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Petugas Satpol-PP bersama Tibum di tiga Kecamatan, yaitu Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat, mengambil tindakan tegas terhadap Pedagang Kali Lima (PKL).

Petugas gabungan itu menertibkan PKL yang menempati trotoar Jembatan Andi Tajang, Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Keberadaan para PKL itu dikeluhkan masyarakat karena dinilai mengganggu ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Dinilai pula, membahayakan bagi PKL dan pembeli. 

Para PKL itu adalah pedagang buah musiman, yaitu penjual cempedak, durian, pampakin, es lahang, tahu sumedang.

Kepala Seksi Ketertiban Umum (Tibum) Kecamatan Daha Selatan, Noor Ifansyah, kepada Banjarmsinpost.co.id, Rabu (29/1/2020), mengatakan, penertiban dilaksanakan  bersama Satpol PP dan dibantu petugas Dinas Pehubungan.

Rumah Banjar Lengang, Rupanya Anggota DPRD Kalimantan Selatan Sedang Lakukan Ini

Dishub Tanah Laut Kalimantan Selatan Usulkan Bus Perintis Baru, Ini Jurusannya

Bus Komersial Bakal Layani Jalur Pelaihari-Bandara Syamsudin Noor, Beroperasi Setelah Dapatkan Ini  

Listrik di Jalan Pangeran Antasari Kota Banjarmasin Padam, Ternyata Begini Penjelasan PLN

Kebohongan Ruben Onsu ke Betrand Peto Diungkap, Suami Sarwendah Sebut Sedih & Ungkap Alasannya

Asal Virus Corona Terungkap, Peneliti China Sebut Dari Tempat Ini

Menurutnya, ada PKL yang rutin berjualan di jembatan.

Sedangkan Jembatan Andi Tajang merupakan lintasan utama tiga kecamatan, yaitu Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat.

Terpisah, Kepala Dinas Satpol PP HSS, Roni Rusnadi, yang dikonfirmasi, mengatakan, berjualan dengan menempati trotoar apalagi di atas jembatan melanggar Perda tentang PKL tahun 2015 dan Perda tentang Ketertiban Umum, Nomor 1 tahun 2016.

Karena itu, pihaknya melakukan tindakan.

“Ini menanggapi keluhan masyarakat melalui Camat dan Camat menyampaikannya kepada kami,” kata Roni. (Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved