Berita Batola

UPTD Kebersihan PUPR Barito Kuala Belum Bisa Layani Sampah 9 Desa di Kuripan

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Dinas PUPR Kabupaten Barito Kuala, Kalsel, memastikan belum bisa melayani angkutan sampah di 9 desa

BPOSTGROUP/EDI NUGROHO
BPOSTGROUP/EDI NUGROHO Tempat pembuangan sampah (TPS) di Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, Alalak, Kabupaten Batola, Rabu (29/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Barito Kuala/Batola (Baritokuala, KBBI), Kalimantan Selatan (Kalsel), memastikan belum bisa melayani angkutan sampah di 9 desa di Kecamatan Kuripan.

Sembilan desa dimaksud adalah Asia Baru, Batik Jambu, Jambu Baru, Jarenang, Kabuau, Kuripan, Rimbung, Tulang dan Tabatan.

“Kami belum bisa melayani angkutan sampah di 9 desa di Kecamatan Kuripan,” kata Supardi, Kepala UPTD Kebersihan Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batola, Rabu (29/1/2020).

Menurut Supardi, untuk membangun TPS di sembilan tersebut, juga belum bisa.

Sebabnya, harus menyediakan petugas pengangkut sampah.

Sembilan Desa di Kuripan Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan Minta Tempat Pembuangan Sampah

Kepala BKD Kalsel Ingatkan Peserta Tes CPNS Supaya Hadir Satu Jam Sebelum Dimulai

Jadwal Tes CPNS di HSU Sudah Ditetapkan, Sehari Digelar Lima Sesi

Pembunuhan Berencana Dituduhkan ke Teddy Disebut Suami Lina, Laporan Putra Sule, Rizky Febian Disoal

Asal Virus Corona Terungkap, Peneliti China Sebut Dari Tempat Ini

“Untuk TPS sembilan desa di Kecamatan Kuripan, berarti sembilan orang petugas. Kami belum bisa menyediakan petugas pengangkut sampah sebanyak itu,” katanya.

Dipaparkannya, pada 2020 saja hanya cukup operasional persampahan.

Bahkan, harus ada pula, tambahan biaya beban pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional di Gunung Kupang, Banjarbaru.

Menurutnya, untuk masalah sampah di Kecamatan Kuripan itu, kebijakannya ada di Dinas Lingkungan Hidup dengan rencana pembuatan TPS3R, yaitu Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (mengurangi – menggunakan – daur ulang). (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved