Berita HSS

BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan Perpanjang Status Siaga Bencana

Status siaga bencana di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), berakhir 31 Januari 2020.

BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan Perpanjang Status Siaga Bencana
FOTO DARI DISKOMINFO PEMKAB HSS UNTUK BPOST GROUP
Mobil dan perahu karet milik BPBD dan TNI-Polri, disiagakan dalam rangka antisipasi dampak bencana alam di Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada apel siaga di Lapangan Lambung Mangkurat, Kota Kandangan, Kamis (30/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Status siaga bencana di Kabupaten Hulu Sungai Selatan  (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), berakhir 31 Januari 2020.

Meski demikian, Pemkab HSS bakal memperpanjang status siaga tersebut karena musim hujan belum berakhir dan potensi bencana masih memungkinkan terjadi.

Bencana alam yang diwaspadai, banjir, angin putting dan beliung dan tanah longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) dan Kesbangpol HSS, Efran, Kamis (30/1/2020), mengatakan hal itu setelah apel gelar personel dan peralatan siaga bencana di Lapangan Lambung Mangkurat, Kota Kandangan.

"Status siaga masih diperlukan, mengingat adanya peringatan dari BMKG terkait kerawanan bencana di berbagai wilayah di Kalsel. Meski status Siaga Bencana berakhir 31 Januari, tapi diperpanjang lagi untuk satu bulan ke depan,” kata Efran.

Wujudkan Kenyamanan dan Kelancaran Haul, Sekda Banjar Intruksikan Reklame Jenis ini Disterilisasi

Tak Hanya Wisatawan Lokal, Fitri Warga Banjarbaru pun Terpesona dengan Indahnya Pantai Gedambaan

Warga Tak Lagi Kesulitan Bepergian Saat Hujan, Setelah Jalan Menuju Barito Timur Kalteng Makin Mulus

Teka-teki Unggahan Jennifer Dunn Soal Murka Faisal Harris ke Sarita Abdul Mukti, Fakta Baru Terkuak

Dendam Mayangsari & Keinginannya Membunuh Diungkap ke Igun cs, Istri Bambang Trihatmodjo Ternyata?

Dia jelaskan, selama musim hujan sejak akhir Desember 2019, kondisi di wilayah HSS masih normal dan kondusif dari bencana.

Mengenai wilayah rawan banjir, ada di tiga kecamatan di kawasan Daha , yaitu Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat, serta kecamatan Kalumpang, yang merupakan lahan rawa. (Banjarmasinpost.co.id/ Hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved