HSU Mantap

Lomba Baduta ASI Sehat Digelar, Ketua TP PKK HSU Ingatkan Soal ini

Lomba Baduta (bayi di bawah dua tahun) ASI Sehat tingkat Kabupaten digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Pemkab HSU
Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid berikan arahan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Lomba Baduta (bayi di bawah dua tahun) ASI Sehat tingkat Kabupaten digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Kegiatan tahunan yang dilaksanakan di aula Dinkes Kabupaten HSU, Rabu (29/1/2020) ini dibuka langsung Ketua TPPKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid.

Dalam lomba ini peserta merupakan perwakilan dari setiap Puskesmas di wilayah Kabupaten HSU, yang masing-masing mengikutkan dua orang.

lomba baduta ASI sehat tingkat Kabupaten HSU
lomba baduta ASI sehat tingkat Kabupaten HSU (Pemkab HSU)

Kategori pesertanya ada dua, yakni dari kalangan ibu pekerja dan juga dari ibu tidak pekerja atau ibu rumah tangga.

Menurut Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes HSU, Eddy Hariannoor melalui lomba ini dapat diketahui dan dinilai seberapa besar pemenuhan gizi anak, apakah sudah sesuai dengan proporsi tumbuh kembang anak.

“Kami mengimbau agar bayi 0 sampai 6 bulan hanya mendapatkan ASI saja, di atas 6 bulan baru mendapatkan makanan pendamping ASI,” tambah Eddy Hariannoor.

-proses penilaian lomba baduta ASI sehat
-proses penilaian lomba baduta ASI sehat (Pemkab HSU)

Sementara Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid, mengatakan, lomba ini juga bertujuan agar orang tua memahami pentingnya ASI bagi kesehatan anak dan balita.

“Lomba ini merupakan langkah penting untuk mendorong upaya mempersiapkan sumber daya manusia sehat, cerdas, dan handal untuk meraih masa depan yang gemilang," ujar Anisah.

Pemberian ASI eksklusif kepada bayi merupakan langkah awal dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas dan sehat.

Kedekatan antara ibu dan anak pun terwujud melalui pemberian ASI eksklusif ibu kepada bayinya.

penilaian lomba baduta ASI sehat
penilaian lomba baduta ASI sehat (Pemkab HSU)

Karena itu, adanya kegiatan lomba tahunan seperti ini diharapkan dapat memacu kesadaran dan menambah keterampilan ibu-ibu tentang bagaimana membentuk anak balita yang sehat dan cerdas.

Salah satunya dengan memberikan menu yang bergizi, beragam, berimbang, dan aman. (aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved