Berita Tanahbumbu

Pencemaran Sungai Satui Diduga dari Tambang di Tala, Dewan Desak DLH Provinsi Berikan Sanksi

Pencemaran ini sudah kesekian kalinya, jangan sampai warga kami mati perlahan dengan pencemaran ini, pemerintah harus meambil langkah

Pencemaran Sungai Satui Diduga dari Tambang di Tala, Dewan Desak DLH Provinsi Berikan Sanksi
istimewa/zaki
Nelayan Sungai Kembali Temukan Ikan Mati di Sungai Satui, Jumat (31/1/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Terkait pencemaran air sungai di Satui Kabupaten Tanahbumbu, hingga saat ini belum ada ketegasan dari pihak terkait dalam hak ini Pemerintah Daerah Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanahbumbu HM Alpiya Rakhman, Jumat (31/1/2020) yang juga merupakan anggota Dewan Daerah Pemilihan Satui, angkat bicara. Dia bahkan sudah berkoordinasi dengan pihaK DLH.

"Kami sudah meminta DLH untuk segera menindak. Kemarin disamapikan DLH bahwa itu asalnya dari tambang kabupaten sebelah (Kabupaten Tanahlaut)," katanya.

Dengan keterlibatan dugaan pencemaran dari Kabupaten sebelah, DPRD Tanbu juga minta keterlibatan pihak provinsi. Sebab, pihak provinsi yang memiliki kewenangan untuk tindak lanjutnya.

Ilung Kembali Sumbat Dua Titik Sungai di Banjarmasin, Dinas PUPR Sebut Berasal dari Dua Sungai Ini

Demi Terwujud Kampung Pelangi, Warga Jalan Niaga Pelaihari Rela Lakukan Ini

Tidak Lagi Jadi Tersangka, Philip Jacobson Akhirnya Dibebaskan dan Dideportasi ke Amerika Serikat

Virus Corona Terus Menyebar ke 21 Negara dalam Sebulan, Rata-rata Pembawa Wabahnya Orang China

"Pencemaran ini sudah kesekian kalinya, jangan sampai warga kami mati perlahan dengan pencemaran ini, pemerintah harus mengambil langkah," katanya.

Alpiya juga menyebutkan, temuan kemafin yang diduga dari tambang Kabupaten sebelah telah menjadi kewenangan Provinsi dn segere melayangkan sanksi.

Wakil Ketua DPRD Tanbu H Alpiya Rakhman
Wakil Ketua DPRD Tanbu H Alpiya Rakhman (istimewa)

VIRAL Pedangdut Cantik Lepas Bra Saat Goyang di Panggung, Si Candoleng-doleng Nekat karena Disawer

Nasib Bayi Nikita Mirzani Pasca Sobat Billy Syahputra Dijemput Paksa Polisi, Putra Dipo Latief Rewel

"Pencemaran ini sebaiknya dari DLH kabupaten atau provinsi yang mempunyai keweangan sesegaranya melakukn sanksi terhadap perusahan yang melakukan pencemaran, baik itu tambang atau sawit karena pencemaran ini bukan yang pertama kali tapi berkali kali, apa menunggu ada korban jiwa baru ada tindakan?" tandasnya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved