Kisah Haru di Tengah Wisuda

Putrinya Meninggal Jelang Wisuda, Marcieny Wakili Terima Ijazah

Saat nama wisudawati, Marsellina Julita, dipanggil untuk maju dan naik ke panggung, yang justru berdiri seorang perempuan tua.

Editor: Eka Dinayanti
tribunpontianak
chr-marcieny-ibunda-dari-almarhumah-marsellina-julita 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PONTIANAK - Saat nama wisudawati, Marsellina Julita, dipanggil untuk maju dan naik ke panggung, yang justru berdiri seorang perempuan tua.

Perempuan yang mengenakan baju putih itu kemudian mengikuti prosesi wisuda.

Ternyata, dia adalah ibu Marsellina, Chr Marcieny.

Marsellina tak bisa mengikuti wisuda karena telah tiada.

Oleh karena kejadian itu, wisuda Universitas Tanjungpura (Untan) Program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana dan Diploma Periode II Tahun Akademik 2019/2020 di Auditorium Untan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (30/1), terasa mengharukan.

UPDATE Keganasan Virus Corona, Korban Meninggal Tembus 259 Orang dan 11.000 Bakal Manyusul

Coba Selamatkan Ijazah dan Surat-surat Penting, Wajah Mardiansyah Melepuh Kena Sengatan Panasnya Api

Rencana Luna Maya ke Dukun Santet demi Hal Ini, Teman Dekat Ryochin Ngaku Penasaran

Sementara itu dari kursi keluarga wisudawan, nenek Marsellina, Marciana Beata, dan kakek almarhumah, Dominicus Lorentius B, bersama anggota keluarga lainnya menyaksikan momen bersejarah itu.

Di podium utama Chr Marcieny disambut para guru besar, dekan, dosen senior dan tentu saja Rektor Untan, Prof Dr Garuda Wiko.

Saat menerima ijazah mendiang putrinya, yang meninggal sekitar sebulan lalu, Chr Marcieny mendapat sambutan mengharukan dari Prof Garuda Wiko.

Sang rektor tampak menunduk di hadapan Chr Marcieny seraya menyerahkan ijazah.

Sikap ini sebagai isyarat Prof Garuda Wiko turut berduka cita atas meninggalnya Marsellina.

Seusai acara wisuda, Marcieny mengatakan juga hadir pada saat yudisium tanpa mengetahui apa yang akan ia lakukan saat itu.

Pada saat wisuda juga dipesan pihak kampus untuk hadir.

Marcieny mengungkapkan putri tercintanya Marsellina mengembuskan napas terakhir di RSCM Jakarta pada 28 Desember 2019.

Dua hari berikutnya, 30 Desember 2019, jenazah diantarkan ke peristirahatan terakhir Pemakaman Ambawang, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Kalbar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved