Berita Balangan

Kunjungi Rumah Adat Bubungan Tinggi di Tarangan Balangan, BPCB Kaltim Lakukan Ini 

BPCB) Kalimantan Timur, Wilayah Kerja Kalimantan kembali melakukan observasi ke rumah adat banjar bubungan tinggi di Desa Tarangan

Kunjungi Rumah Adat  Bubungan Tinggi di Tarangan Balangan, BPCB Kaltim Lakukan Ini 
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Tim BPCB Kaltim Wilayah Kalimantan melakukan observasi pada rumah adat banjar Bubungan Tinggi di Desa Tarangan, Kecamatan Paringin Selatan, Balangan, Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur, Wilayah Kerja Kalimantan kembali melakukan observasi ke rumah adat banjar bubungan tinggi di Desa Tarangan, Kacamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalsel, Sabtu (1/2/2020) kemaren.

Observasi tersebut rencananya akan dilakukan hingga beberapa hari ke depan. Karena tidak cukup sehari untuk melakukan pendataan secara detail.

"Diperlukan waktu dua sampai tiga hari untuk melakukan pencatatan setiap bagian rumah secara detail. Begitu juga pengambilan gambarnya," ucap Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kaltim Wilayah Kerja Kalimantan, Muslimin A R Effendi.

Tim BPCB mendatangi rumah tersebut untuk pendataan ulang secara detail bagian rumah. Mereka juga didampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Kamal. Tentunya, juga bertemu dengan pemilik bangunan.

VIRAL Video Detik-detik WNI dari Kota Virus Corona Wuhan Tiba di Bandara Hang Nadim Batam

Rumah Adat Banjar di Tarangan Balangan, Kenalkan Budaya dan Sering Jadi Lokasi Syuting 

Punya Rp 60.000 T & Suruh Prabowo Beli 3 Ribu Pesawat Tempur, Raja King of The King Ternyata Miskin

Foto Enji, Mantan Suami Ayu Ting Ting Nikah Lagi Disorot, Bagaimana Respons Sohib Ivan Gunawan?

Observasi yang dilakukan pada bangunan adat banjar itu ujar Muslimin yakni untuk melihat tingkat keterampilan situs. Kemudian membuat skala prioritas perihal bagaimana dan apa yang perlu dilakukan untuk menjaga kelestariannya.

"Kami juga melakukan studi terkait kerusakan bangunan. Dari hasil stydi tersebut, nantinya akan dibuat kebijakan atau langkah apa yang dilakukan untuk memastikan cagar budaya terpelihara," terangnya.

Apabila data di dapat terutama melalui obervasi secara langsung, maka bisa dilakukan langkah penanganan secara serius.

Rumah adat di Desa Tarangan, Kecamatan Paringin Selatan tersebut merupakan satu rumah banjar yang masih tersisa di Balangan.

Fakta Sebenarnya Jenita Janet Bersikukuh Cerai dengan Alief, Rekan Ayu Ting Ting Singgung soal Gaji

Tabiat Asli Teddy, Suami Lina Usai Ceraikan Sule Diungkap Sosok Ini, Ayah Tiri Rizky Febian Playboy?

Sungai Riam Kiwa Meluap, Ratusan Rumah Warga di Tanahintan Banjar Tergenang, Babinsa Disiagakan

Selain itu jumlahnya tidak banyak dan aspek kecagarbudayaan pun terpenuhi. Ditambah lagi minimnya konflik keluarga dalam hal kepemilikan rumah. Sehingga pihaknya pun beserta dinas terkait bisa lebih leluasa untuk melakukan pelestarian.

Ia juga menyarankan kepada pemilik rumah untuk tidak merubah bentuk pada bagian luar. Khususnya apabila renovasi atau pemugaran dilakukan. Namun untuk bagian dalam dipersilakan. Sementara eksteriornya dipertahankan sebagaimana bangunan asli. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved