Berita Kalteng

Video Pengendara Tak Lagi Terganggu Banjir, Pemkab Anggarkan Dana Miliaran Benahi Drainase

Keluhan warga KotaSampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ketika musim penghujan selalu kebanjiran saat melewati Jalan protokol

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Keluhan warga KotaSampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ketika musim penghujan selalu kebanjiran saat melewati Jalan protokol, Jalan Ahmad Yani, MT Haryono dan kawasan di sekitarnya, teratasi.

Selama ini, banjir mengakibatkan jalan dan sejumlah permukiman warga yang ada di sekitar jalan-jalan protokol di Kota Mentaya tersebut terendam.

Termasuk juga yang sering tergenang, perkantoran pemerintah dan Rumah Jabatan Bupati.

Kondisi tersebut sangat mengganggu pengendara yang lewat jalan setempa.

Akhirnya, drainase yang menghambat pembuangan air hingga ke Sungai Mentaya, saat ini mulai dibenahi.

Pemerintah daerah setempat mengalokasikan anggaran  cukup besar, hingga mencapai puluhan miliar rupiah.

Saya lewat jalan -jalan protokol dalam kota, saat ini sudah tidak lagi kebanjiran. Karena, saluran drainase sudah cukup baik setelah dibenahi," ujar Suparman, warga Sampit, Minggu (2/2/2020).

Keterlibatan Teddy Saat Perhiasan Lina Rp 2 Miliar Raib Disebut Sosok Ini, Ini Respons Sule

Bhabinkamtibmas Polsek Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan Bantu Warga Rehab Masjid

BPCB Kaltim Ungkap Pelestarian Cagar Budaya Terkendala Faktor Ini

Polwan Polres Kapuas Kalimantan Tengah Dilatih sebagai Tim Negosiator

Sekolah Mulai Persiapkan Try Out, 2020 Jadi UNBK terakhir

Punya Rp 60.000 T & Suruh Prabowo Beli 3 Ribu Pesawat Tempur, Raja King of The King Ternyata Miskin

Manfaat pembangunan drainase tersebut, juga dirasakan warga yang bermukim di Jalan MT Haryono yang juga sering kebanjiran ketika musim penghujan.

"Sekarang, tidak banjir lagi karena drainase sudah diperbaiki. Sebelumnya, saat hujan deras,  air masuk ke dalam rumah. Memang bikin repot, kami tentau harus membersihkannya," ujar Anti, pedagang setempat.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, H Makmur, mengatakan, tahun ini pihaknya menganggarkan  hingga Rp 2 miliar untuk pembangunan drainase dalam kota dana regular dan Rp 30 miliar untuk pembangunan drainase secara multiyrars.

Dia menjelaskan, setelah dilakukan pembenahan drainase tersebut, mengurangi banjir di jalan protokol dalam kota.

"Ya, untuk hujan dengan intensitas sedang, memang aman dari banjir. Tetapi bila curah hujan mencapai 150 milimeter per detik, masih mungkin banjir tetapi tidak sedalam  sebelumnya dan waktunya tidak lama," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved