Berita Balangan

Viral di Medsos, Oknum Warga Balangan Tulis Posting Mengaku Nabi Isa, Tim Pakem Gelar Rakor

Warga tersebut melalui media sosialnya, menuliskan dalam kolom komentar pada satu postingan di facebook, kalau dirinya Nabi Isa.

Viral di Medsos, Oknum Warga Balangan Tulis Posting Mengaku Nabi Isa, Tim Pakem Gelar Rakor
istimewa/dinas kominfo balangan
Kejaksaan Negeri Balangan Gelar Rakor Tim Pakem untuk tangani oknum warga Murung Ilung, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan yang mengaku Nabi Isa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Pada Senin (27/1/2020) kemaren, pihak Kejaksaan Balangan yang tergabung dalam Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dalam Masyarakat (Pakem) mendapatkan informasi adanya oknum warga Murung Ilung, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalsel yang mengaku sebagai Nabi Isa.

Pasalnya, warga tersebut melalui media sosialnya, di facebook dengan akun Jumadi Barito menuliskan dalam kolom komentar pada satu postingan di facebook, kalau dirinya merupakan Nabi Isa.

Sontak nitizen pun memberikan komentar atas tulisan pengakuan itu.

Tak lama berselang, Tim Pakem Balangan menindaklanjuti adanya laporan mengenai pengakuan dari orang yang memiliki akun Jumadi Barito.

Keterlibatan Teddy Saat Perhiasan Lina Rp 2 Miliar Raib Disebut Sosok Ini, Ini Respons Sule

Takut Virus Corona, Warga Natuna Desak WNI dari Wuhan Dipindah ke Kapal TNI & Ditempatkan di Pantai

Punya Rp 60.000 T & Suruh Prabowo Beli 3 Ribu Pesawat Tempur, Raja King of The King Ternyata Miskin

Sekolah Mulai Persiapkan Try Out, 2020 Jadi UNBK terakhir

Disampaikan oleh Kasi Intel Kejaksaan Balangan, Ahmadi, sejak adanya laporan pada 27 Januari 2020 itu, pihaknya kemudian menggelar Rakor untuk penanganan.

Melibatkan Kesbangpol Balangan, Kementrian Agama di Balangan, Polres Balangan, Kodim 1001/Amuntai-Balangan dan MUI Balangan, serta beberapa instansi terkait lainnya.

Ahmadi menerangkan, dugaan sementara atas pengakuan nabi dari oknum tersebut karena pengaruh kondisi kejiwaan. Diduga, oknum yang bersangkutan mengalami gangguan mental.

Rencananya pada Senin (3/2/2020) akan dilakukan penggalian fakta. Pihaknya akan memanggil kepala desa dan camat untuk memeberikan keterangan terhadap warga yang mengaku Nabi Isa tersebut.

"Kami akan memanggil camat dan kepala desa dulu untuk meminta keterangan pada penggalian fakta. Kemudian apabila yang bersangkutan disebut mengalami gangguan jiwa, maka juga perlu dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli," ucap Ahmadi.

Terlebih, instansi lain yang tergabung dalam Pakem ujarnya juga bergerak cepat, yakni mendatangi rumah yang bersangkutan. Sementara hasilnya juga akan kembali dibahas dalam proses penggalian fakta di kejaksaan.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved