Berita Banjarbaru

Warga Sungai Rancah Masih Khawatir Ada Buaya Lain, Begini Kisah Yusuf Menangkap Buaya 1 Meter

Tertangkapnya buaya di Sungai Rancah, Jumat (31/1/2020) kemarin masih menyisakan kekawatiran bagi warga setempat.

Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Buaya yang berhasil ditangkap Yusuf di Sungai Rancah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tertangkapnya  buaya di Sungai Rancah, Jumat (31/1/2020) kemarin masih menyisakan kekawatiran bagi warga setempat. Sebab masih ada satu ekor lagi yang diyakini warga masih belum dapat.

"Ya, kami malam masih intip-intip di rawa belakang rumah. Soalnya kalau gak dijebak maka buayanya ini menghabiskan itik saya," kata M Yusuf warga Jalan Palam RT 01 RW 01, Sungai Rancah Kota Banjarbaru, Minggu (02/02/2020).

M Yusuf, yang berprofesi sebagai pembudidaya ternak itik memgaku bahwa jika ada temannya pasti akan muncul ke darat malam hari.

Tangkapan buaya ini yang pertama kali berhasil menangkap buaya yang berkeliaran di sekitar danau di belakang rumahnya.

Foto Syahrini & Luna Maya Berbaju Motif Mickey Mouse Disorot, Istri Reino Barack & Eks Ariel Sama?

Kemunculan Fifi Lety Bareng Ahok dan Anak Veronica Tan Pasca BTP Nikahi Puput Nastiti Devi, Akur?

Ciptakan 13 Kue Kering, Omset Pelaku Usaha Banjarmasin Kalsel Ini Raup Rp 25 Juta di Hari Lebaran

Stok Gula Rafinasi Tinggal Seminggu, Pelaku UMKM Minta Jalan Keluar

Ia menceritakan, pertama kali melihat pada malam hari. Buaya tersebut sedang naik kedaratan ketika senter M Yusuf menyorotnya.

"Pertama melihat, dia timbul di danau bekas pendulangan saat disorot senter pada malam hari dan memang sudah beberapa kali melihat lalu lalang di danau ini," ucapnya.

Puncaknya, pada malam Jum'at kemarin M Yusuf yang kaget berusaha ingin menangkapnya dengan menggunakan sebilah tombak. Namun karena khawatir terluka, buaya tersebut dibiarkan dan keesokan harinya memasang perangkap.

"Malam Jum'at tadi buaya ini naik ke sini (kandang itik) saya, mau di tombak sayang buayanya dan saya pasang jebakan, kemudian tertangkap," Terang M Yusuf sambil menunjuk tempat tertangkapnya buaya itu.

Dikatakannya, ada warga yang melihat bahwa buaya di danau pendulangan tersebut bukan hanya satu, melainkan dua ekor buaya.

M Yusuf menjelaskan jika hampir setiap malam hari dirinya duduk di dekat danau yang juga berdekatan dengan kandang itik miliknya.

"Malam biasanya duduk didekat danau atau di kandang itik, sambil memantau sekitar dengan senter. Kalau ada lagi, InsyaAllah buayanya timbul pada malam hari, begitu sifat buaya. Kalau tidak ada kemungkinan sudah berpindah," katanya.

Saat ini buaya yang diperkirankan memiliki panjang 1.3 meter dan berat kurang lebih 10 kilogram tersebut telah dirawat oleh Udin warga halan Abadi III Banjarbaru.

"Sementara ini diberi makan dulu, dikasih makan ayam. Tapi kalau ada yang mau silahkan ambil," ucap kakak Udin, Muhammad Saleh.

Asbak Plastik Jadi Sebab KDRT Nikita Mirzani ke Dipo Latief? Nyai Tinggalkan Pesan Ini dari Tahanan

Punya Rp 60.000 T & Suruh Prabowo Beli 3 Ribu Pesawat Tempur, Raja King of The King Ternyata Miskin

Kebakaran di Pagar Haur, Desa Jelatang Diduga Akibat Arus Pendek Listrik, Ini Penjelasan Pambakal

Diyaknini Muhammad Saleh, bahwa masih ada lagi kawanan buaya lainnya. "Saya yakin ini bukan dari perkantoran Pemprov. Tapi kami yakin dari sungai rancah di miara sungai abadi III sana," kata M Saleh.

Dia yakin, sebab setahun sebelumnya di lokasi muara sungai rancah Jalan Abadi III tersebut ditemukan buaya. "Tahun kemarin kami dapat juga lalu kami jual buayanya," kata dia. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved