Kebakaran Pasar Bakau Kotabaru

Baru Meninggalkan Bakau, Anggota Dewan ini Mendengar Kabar Kebakaran, tapi Tak Bisa Balik Arah

Kebakaran di Komplek Pasar Bakau kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru, saat ini sudah padam.

Baru Meninggalkan Bakau, Anggota Dewan ini Mendengar Kabar Kebakaran, tapi Tak Bisa Balik Arah
istimewa
Kebakaran di Komplek Pasar Bakau kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kebakaran di Kompleks Pasar Bakau kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru, saat ini sudah padam.

Hanya tersisa puing-puing.

Ada 3 rumah bangunan rumah yang ludes terbakar dan 3 kios yang terkena api.

Kini sudah ditangani warga dan desa serta pihak kecamatan dan kepolisian.

Rabbiansyah, warga sekaligus anggota DPRD Kabupaten Kotabaru baru saja berangkat pagi-pagi dari Bakau ke Kotabaru.

Jaraknya, bila menggunakan speedboat memerlukan waktu paling cepat 2,5 jam, kapal bisa 6 jam dan bila jalan darat sekitar 4 jam.

Senyum Kamuflase Nikita Mirzani Saat Dijemput Diungkap Pakar, Beban Sohib Billy Syahputra Disebut

Rumah Mewah Sarita Abdul Mukti Batal Terjual, Ini Curhat Mantan Faisal Harris, Soal Jennifer Dunn?

Ini Data Korban Kebakaran Pasar Bakau dari BPBD Kotabaru

Robi, sapaannya mengaku sempat terkejut, karena baru sampai malah mendapatkan kabar kebakaran dari keluarganya di Bakau.

"Saya sempat terkejut, dan mau langsung balik bersama BPBD cuma saat itu, air surut sehingga kapal tak bisa turun. Sampai akhirnya dengar kabar 6 bangunan yang terbakar itu dan api sudah dikuasai, jadi saya batal pulang," kata Robi.

Padahal dia mencemaskn karena lokasi tersebut termasuk padat permukiman.

Beruntung, warga dan aparat desa dan pihak kebun menurunkan alat pemadamnya, meski cukup kecil.

" tu kan masuk ibu kota kecamatan, harusnya ada alat pemadam kebakaran. Apalagi, cukup padat penduduknya. Jadi penting sekali ada alat Pemadam kebakadan di sana, minimal ada alkon-alkon karena air cukup dekat," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved