Berita Kabupaten Banjar

Pasar Intan Martapura Langganan Genangan Hujan, Begini Upaya Pengelola Pasar

Air hujan yang kerap meluap di lingkungan Pasar Intan, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadi perhatian khusus Perusahaan

Pasar Intan Martapura Langganan Genangan Hujan, Begini Upaya Pengelola Pasar
banjarmasinpost.co.id/roy
Beginilah kondisi jalan di lingkungan Pasar Intan, Martapura, yang kerap teramat becek pada musim penghujan seperti saat ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Air hujan yang kerap meluap di lingkungan Pasar Intan, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadi perhatian khusus Perusahaan Daerah Bauntung Batuah (PD PBB).

Manajemen perusahaan pelat merah milik Pemkab Banjar ini akan segera berkoordinasi dengan instansi teknis terkait.

"Sesegeranya kami akan berkomunikasi dengan instansi teknis, terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)," ucap Direktur PD PBB, Rusdiansyah, Senin (4/2/2020).

Ia mengatakan meski pihaknya adalah pengelola pasar di Kabupaten Banjar, namun tidak serta-merta persoalan infratruktur di lingkungan pasar menjadi kewenangan tunggal PD PBB.

Penampakan Kuburan Lina, Mantan Istri Sule Kini, Ulah Feni Rose di Makam Ibu Rizky Febian Ditegur!

Akhirnya Aurel & Atta Halilintar Go Public, Putri Krisdayanti & Anang Hermansyah Siap Jadi istri?

Senyum Kamuflase Nikita Mirzani Saat Dijemput Diungkap Pakar, Beban Sohib Billy Syahputra Disebut

"Tentu di dalamnya ada peran juga dari institusi terkait, apalagi jika sifatnya pembenahaan atau penataan infrastruktur yang berbiaya besar," sebutnya.

Bahkan pada tahun 2019, lanjut Rusdiansyah, Dinas PUPR Banjar juga melaksanakan kegiatan infrastruktur di kawasan Pasar Intan yakni pembuatan saluran drainase di salah satu gang.

Saluran dibangun dua lajur yakni di kanan kiri gang.

Satu jalur tuntas hingga tembus ke sungai Kalimati yang merupakan wadah pengaliran air hujan dari kawasan Pasar Intan.

Sementara satu lajur drainase lainnya hanya sampai setengah.

"Barangkali itu yang menyebabkan saat hujan deras beberapa hari lalu, genangan di Pasar Intan lumayan dalam hingga selutut. Sebelumnya gak terlalu dalam genangan yang terjadi dan cepat surutnya," kata Rusdiansyah.

Diakuinya penanganan genangan air di Pasar Intan tak bisa hanya melalui pembenahan saluran drainase. Perilaku para pedagang juga perlu ditingkatkan, terutama ketertiban membuang sampah.

"Jangan sampai saluran drainase menjadi pampan (tersumbat) oleh sampah. Ini juga terus kami sosialisasikan kepada pedagang agar bersama-sama menjaga lingkungan," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved