Berita Tanahlaut

Pinjaman Belum Cair Ribuan Pemohon di Kabupaten Tanahlaut Mengeluh, Ini Penjelasan BPR

Adanya keluhan warga terkait belum cairnya pinjaman cicilan nol persen program Pemkab Tanahlaut disebut BPR Tanahlaut belum saja.

Pinjaman Belum Cair Ribuan Pemohon di Kabupaten Tanahlaut Mengeluh, Ini Penjelasan BPR
BPR Tanahlaut
Survey ke pemohon pinjaman oleh BPR di Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Adanya keluhan warga terkait belum cairnya pinjaman cicilan nol persen program Pemkab Tanahlaut disebut BPR Tanahlaut belum saja.

Direktur operasional BPR Tanahlaut, Rinanto meminta agar pemohon yang pinjamannya belum cair agar bersabar. Pasalnya jumlah pemohon yang masuk ke BPR Tala mencapai ribuan.

"Kalau tidak bulan ini mungkin bulan depan cairnya, sabar saja karena pemohonnya banyak sekali," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id Senin (3/2/2020).

Jumlah pemohon hingga 23 Januari terang Rinanto ada 616 dari sektor pertanian dengan jumlah kelompok tani 82 dengan flafon sekitar Rp 5 miliar.

LINK Video Live Streaming RCTI Indonesian Idol 2020 Top 5, Ada Anang & Maia Mulai Jam 21.00 WIB

Merebak Isu Mutasi & Promosi Kepsek, Komisi IV DPRD Kalsel Merasa Tak Dilibatkan & Panggil Disdikbud

Tabiat Asli Nikita Mirzani Dibongkar Inul Daratista, Seteru Andhika Pratama-Ussy Disebut Begini

SDN Basirih 10 Banjarmasin Telah Miliki Perpustakaan, Tapi Belum Ada Buku, Ini Penjelasan Kepsek

Sedangkan dari sektor peternakan ada 114 pemohon dari 14 kelompok dengan flafon Rp 1,3 miliar. Dari sektor perdagangan ada 646 orang dari 65 kelompok dengan jumlah pinjaman 3,7 miliar. Sektor perikanan ada 21 orang dari tiga kelompok dengan jumlah pinanam sekitar Rp 125 juta. Sedangkan dari sektor perindustrian ada dua pemohon dari satu kelompok dengan jumlah pinjaman Rp 10 juta.

"Total pemohon ada 1399 dari 164 kelompok dengan jumlah pinjaman sekitar Rp 10,8 miliar sampai dnegan 23 Januari kemarin," sebutnya.

Sedangkan realisasi sudah ada 156 orang dari sektor pertanian dari 28 kelompok dengan jumlah pinjaman sekitar Rp 1,4 miliar. Dari sektor peternakan ada 45 orang peminjam dari enam kelompok dengan jumlah pinjaman sekitar Rp 440 juta. Dari sektor perdagangan ada 116 peminjam dari 13 kelompok dengan total pinjaman sekitar Rp 739 juta. Pada sektor perikanan ada 10 orang dari dua kelompok dengan jumlah pinjaman sekitar Rp 70 juta .

"Total realisasi sampai 23 Januari ada sekitar Rp 2,7 miliar dari 327 oranh dari 49 kelompok," jelasnya.

Pencairan tambahnya dilakukan dalam tiga kali seminggu dengan minimal jumlah pencairan untuk 20 peminjam.

Terangnya bagi yang belum cair meskipun sudah mengajukan pinjaman bisa jadi bulan depannya.
"Karena harus gantian dan pemohon juga ribuan," sebutnya.

Jika ada yang memang tertolak salah satunya terang Rinanto karena biasanya ada saja peminjam yang sudah memiliki pinjaman di bank atau di pembiayaan lain. Selain itu juga ada yang mengalami masalah kredit.

Berdasarkan target pencairan dana pinjama cicilan nol persen hingga akhir 2020 yakni Rp 12 miliar. Namun terang Rinanto bisa saja bertambah dari APBD Pemkab Tanahlaut jika memang masih banyak pemohon yang belum tercover.

Ia juga mengingatkan bahwa cicilan bunga nol persen diberikan hanya untuk pemohon dengan jumlah pinjaman maksimal Rp 5 juta. Sedangkan yang memohon diatasnya tetap ada biaya administrasi.

Saat ini jumlah peminjam sebutnya untuk jumlah pinjaman maksimal Rp 5 juta sudah ada 208 orang dangan jumlah pinjama Rp 1,04.

(Banjarmasinpost.co.id/milnasari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved