Berita Kabupaten Banjar

PUPR Banjar Sebut Hal ini Harus Turut Ditangani untuk Atasi Genangan di Pasar Intan Martapura

Luapan air yang kerap menggenangi Pasar Intan, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), disebabkan sejumlah hal.

PUPR Banjar Sebut Hal ini Harus Turut Ditangani untuk Atasi Genangan di Pasar Intan Martapura
banjarmasinpost.co.id/roy
Beginilah kondisi jalan di lingkungan Pasar Intan, Martapura, yang kerap teramat becek pada musim penghujan seperti saat ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Luapan air yang kerap menggenangi Pasar Intan, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), disebabkan sejumlah hal.

Tak hanya dikarenakan fisik saluran drainase.

"Ada juga faktor sampah di sana. Selain itu juga intensitas curah hujan belakangan ini memang cukup tinggi," ucap Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar Muhammad Ade Rizalie, Senin (4/2/2020).

Ade yang baru beberapa bulan bertugas di PUPR Banjar ini mengatakan berdasar pemantauan di lapangan, masih kerap dijumpai onggokan sampah di kawasan Pasar Intan.

Nikita Mirzani Lempar Benda Ini ke Dipo Latief Jadi Sebab Laporan KDRT, Nyai Sebut Cuma Lecet

Respon Tak Terduga Ibu Vanessa Angel Dengar Istri Bibi Ardiansyah Hamil, Doddy Sudrajat Bilang Ini

Alasan Utama Panji Petuangan Lepas King Kobra Garaga, Sohib Irfan Hakim Juga Kurangi Konten Ini

Saluran drainase yang ada juga masih kerap tersumbat oleh sampah sehingga saat penghujan air menjadi gampang meluap.

Ia mengatakan penanganan persoalan tersebut mesti dilakukan secara terpadu.

Selain pembenahan saluran drainase dan penanganan persampahan, juga diperlukan penanganan Sungai Kalimati yang selama ini menjadi tempat pengaliran air drainase di kawasan pasar setempat.

"Di sungai itu juga masih banyak sampahnya. Itu perlu ditangani agar pembenahan drainase di kawasan Pasar Intan dan sekitarnya juga lebih mudah dilakukan karena pembuangannya kan ke sungai itu," tandasnya.

Dikatakannya, secara bertahap pembenahan drainase di lingkungan pasar di Kota Martapura akan terus dilakukan.

Namun hal ini juga mesti menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Mengenai pembangunan drainase di kawasan Pasar Intan pada 2019 yang belum tuntas, Ade mengatakan pihaknya akan mengupayakan melanjutkannya jika anggaran tersedia.

"Secara teknis ke depannya akan kami desain lagi yang lebih tepat agar banjir di kawasan Pasar Intan bisa teratasi," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved