Berita Banjarbaru

Kejari Banjarbaru Terus Proses Kasus KONI Banjarbaru, Target Awal Tahun Ini Tetapkan Tersangka

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjarbaru terus melakukan proses penyidikan terkait dengan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Kota Banjarbaru

Kejari Banjarbaru Terus Proses Kasus KONI Banjarbaru, Target Awal Tahun Ini Tetapkan Tersangka
BANJARMASINPOST.CO.ID/APRIANTO
Kepala Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Silvia Desty Rosalina, SH, beberkan perkembangan kasus dana KONI Banjarbaru, Selasa (4/2/2020). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjarbaru terus melakukan proses penyidikan terkait dengan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Bahkan, Kejari Banjarbaru menargetkan akan berusaha secepatnya melakukan penetapan tersangka dari kasus yang membelit KONI Banjarbaru.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru, Silvia Desty Rosalina, Selasa (4/2/2020), mengatakan, perkembangan kasus KONI Banjarbaru masih terus berjalan proses penyidikannya. 

"Targetnya di awal-awal tahun ini sudah penetapan tersangka," katanya, setelah kegiatan pencanangan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Kejari Banjarbaru.

Dia menegaskan, kasus KONI Banjarbaru tidak jalan di tempat.

Namun, terus berjalan sampai saat ini.

Disinggung mengenai penetapan tersangka dari kasus KONI Banjarbaru lebih dari satu orang, Silvia tidak menampiknya.

BREAKING NEWS: Kondisi Terkini Mahasiswa Tabalong di Cina, Tetap Waspada Setelah Heboh Virus Corona

Mahasiswa Asal Kabupaten Tabalong Beli Harga Satu Masker Rp 70 Ribu di Cina

Sekda Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan Terus Berkomunikasi dengan Mahasiswa Tabalong di Cina

Dinkes Kerja Sama dengan Banyak Pihak sebagai Upaya Cegah Corona Masuk Tabalong Kalimantan Selatan

Akhirnya Teddy Buka Suara & Ungkap Pencuri Perhiasan Ibu Rizky Febian, Lina yang Diberi Sule

Nikah Siri Sarita Abdul Mukti & Brondong 18 Tahun Terjadi di Masa Lalu, Bikin Faisal Harris Begini

"Ada kemungkinan lebih dari satu. Kita lihat saja nanti, saat penetapan tersangkanya," tambahnya. 

Disinggung prosesnya penetapan tersangka yang terbilang cukup lama, Silvia mengatakan, bukan karena ada kendala melainkan memang karena banyak pihak yang harus diperiksa. 

Disebutkannya, prosesnya memang panjang, terkait penggunaan uang yang banyak dan pengucurannya ke banyak pihak dan ke cabang olahraga di dalamnya. Sehingga, harus satu-satu kami mengurai dan minta keterangan" bebernya.

"Hal ini mengetahui soal kerugian negara, siapa yang menerima, bagaimana pengelolaannya. Intinya tunggu saja penetapan tersangkanya", tegasnya.

Sebelumnya, pihak penyidik dari seksi tindak pidana khusus Kejari Banjarbaru, terus melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi dalam melakukan pengungkapan kasus ini. 

Dugaaan korupsi, bermula dari adanya laporan masyarakat terkait dana pembinaan KONI Banjarbaru dan bonus atlet pada hasil Porprov 2017 di Tabalong.

Anggaran pencairan dana hibah KONI Banjarbaru saat itu sebanyak Rp 6,7 miliar. (Banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved