Berita Banjarmasin

Perayaan Cap Gomeh di Kalsel Diisi berbagai Kebudayaan Nusantara Termasuk Madihin

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kalimantan Selatan menggelar perayaan Cap Go Meh tahun 2020, Selasa (4/2/2020) malam.

Perayaan Cap Gomeh di Kalsel Diisi berbagai Kebudayaan Nusantara Termasuk Madihin
BANJARMASINPOST.CO.ID/AHMAD RIZKI ABDUL GANI
Pengurus PSMTI Kalsel foto bersama dengan tokoh masyarakat Kalsel dan Forkopimda Banjarmasin, Selasa (4/2/2020) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kalimantan Selatan menggelar perayaan Cap Go Meh tahun 2020, Selasa (4/2/2020) malam.

Bertempat di Gedung Chandra, Jalan Belitung Darat, Kota Banjarmasin, perayaan tersebut pun berlangsung meriah. Berbagai hiburan turut mengisi pada acara puncak Tahun Baru Imlek 2571 tersebut.

Dan menariknya, tidak hanya kebudayaan masyarakat Tionghoa, di antaranya seperti Barongsai saja yang ditampilkan, tapi juga berbagai kebudayaan Nusantara lainnya.

Termasuk, Budaya Banjar, yaitu Tarian Radap Rahayu dan Madihin turut ditampilkan menghibur para tamu undngan.

Ketua Pelaksana Acara, Iwan Suryadi, mengatakan, digelar acara Cap Gomeh 2020 tersebut merupakan hasil gabungan seluruh perkumpulan warga Tionghoa di Kalsel.

Mengambil tema Kebhinekaan Memperkokoh Budaya Bangsa, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sekitar 4.000 tamu undangan.

" Mereka juga tidak hanya dari warga Tionghoa melainkan dari berbagai unsur masyarakat lainnya di kota Banjarmasin," jelas Iwan.

Sedangkan Ketua Umum PSMTI Kalsel, Herman Chandra, menambahkan, di tengah perayaan Cap Gomeh dan menyambut Tahun Baru Imlek 2571 ini ia berharap semoga bersama-sama bisa kesuksesan lebih baik lagi ke depannya.

Jangan terlena dengan ramalan-ramalan, melainkan wujudkan kesuksesan tersebut dengan meningkatkan semangat kerja.

Pasar Grosir Malam Pindah, Ini Alasan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan Kabupaten Tanahlaut

VIDEO Penampakan Stadion Kelua Banyak Coretan dan Terlihat Mangkrak, Pembangunan Dilanjutkan?

Paman Birin Bilang Tamu Datang ke Hari Pers Nasional di Kalsel dengan Tersenyum, Pulang Tersenyum

Drum Band HSU Siapkan Ini untuk Hadapi Kejurprov dan Porprov Kalsel

Kapolresta Hingga Direktur Narkoba Polda Kalsel Berganti, Ini Pejabat Barunya

Nikah Siri Sarita Abdul Mukti & Brondong 18 Tahun Terjadi di Masa Lalu, Bikin Faisal Harris Begini

"Sehingga dengan demikian meningkat pula penghasil demi membantu masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Herman juga mengatakan PSMTI adalah organisasi kemasyarakatan yang bergerak sosial, kemanusiaan, peningkatan ekonomi olahraga seni budaya dan lainnya.

Dengan demikian, PSMTI adalah wadah segala etnis baik minoritas warga Tionghoa untuk melaksanakan pembangunan di tengah masyarakat Indonesia yang beraneka ragam agama dan lain sebagainya.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan pembangunannya, Ir Syaiful Azhari, mengatakan, suatu harapan baru di tahun baru ini seiring menyambut Imlek 2571.

Ia berharap mudah-mudahan di perayaan Imlek dan Cap Gomeh 2020 ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Kalsel khususnya Tionghoa.

"Kita juga patut bersyukur karena dalam perjalanan bangsa, saat ini masyarakat Tionghoa telah mendapatkan kebebasan untuk menganut agama, kepercayaan dan adat istiadat termasuk merayakan hari besar secara terbuka. Hidup di tengah kemajemukan masyarakat, maka sudah seharusnya kita memegang teguh nilai-nilai toleransi saling menghargai dan menghormati satu sama lain," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved