Berita Bisnis

Pertemuan Tahunan OJK 2020, Kinerja Bank Umum Tumbuh Positif Didominasi Penyaluran Kredit Produktif

Total aset dan dana pihak ketiga (DPK) kedua jenis perbankan mengalami kenaikan sebesar 8,4 persen yoy.

Pertemuan Tahunan OJK 2020, Kinerja Bank Umum Tumbuh Positif Didominasi Penyaluran Kredit Produktif
banjarmasinpost.co.id/mariana
Kepala OJK Regional IX Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim berikan sambutan pada kegiatan Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (4/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bank umum dan bank umum syariah mengalami pertumbuhan positif selama 2019 lalu.

Total aset dan dana pihak ketiga (DPK) kedua jenis perbankan mengalami kenaikan sebesar 8,4 persen yoy.

Hal ini disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IX Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim dalam kegiatan Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (4/2/2020).

"Kinerja bank umum tumbuh positif, yang mana penyaluran dana didominasi pada kredit produktif sebesar Rp 31,6 triliun atau sebesar 66 persen dari total kredit," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Kinerja perbankan syariah turut tumbuh positif.

Rekaman Sajad Ukra Hina Polisi RI Dibongkar Nikita Mirzani Setelah Sohib Billy Syahputra Itu Bebas

Foto Pernikahan Teddy & Lina Pasca Cerai dari Sule Beredar, Kawinan Ibu Rizky Febian Disorot Hotman

Postingan Istri Opick Soal Virus Corona dalam Iqro Banjir Hujatan, Bebi Silvana Minta Maaf

Market share perbankan syariah se Kalimantan diungkapkannya sebesar 7,6 persen dari total keseluruhan aset perbankan.

Porsi perbankan syariah Kalsel sebesar 30 persen, terbesar kedua setelah Kalimantan Timur.

Terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), alami peningkatan 13 persen sebesar Rp 6,96 triliun.

Dengan porsi penyaluran tertinggi berada di Kalsel yakni sebesar Rp 2,59 triliun.

Sementara itu, Anggota Dewan Komisioner OJK RI, Ahmad Hidayat menuturkan, perekonomian global mengalami perlambatan dalam beberapa tahun ini lantaran masih dipengaruhi oleh menguatnya gerakan proteksionisme, seperti perang dagang antara Amerika dengan Cina dan Brexit, serta gejolak geopolitik di berbagai wilayah seperti di Timur Tengah, Asia Timur, dan Amerika Latin.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved