Kriminal HST

Tim Forensik Mabes Polri Periksa Lokasi Kebakaran Sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Dugaan pembakaran, terjadi di beberapa sekolah di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST, Provinsi Kalimantan Selatan.

BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI
Petugas tim forensik memeriksa sekolah yang diduga telah dibakar oleh pelaku yang masih misterius di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (5/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dugaan pembakaran, terjadi di beberapa sekolah di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST, Provinsi Kalimantan Selatan.

 Tim Laboratorium Forensi Mabes Polri dari Jawa Timur datang ke Kota Barabai, memeriksa sekolah-sekolah yang diduga dibakar pelaku misterius.

Lokasi pemeriksaan pertama dilakukan di SDN 2 Banua Jingah, kemudian MAN 1 HST, SDN 1 dan 2 Barabai Timur.

Kbakaran di SDN 2 Banua Jingah terjadi saat Minggu (2/2/2020) dini hari menghanguskan tiga ruangan yang terdiri dari dua ruang kelas dan satu ruang guru.

Berselang sehari kemudian, MAN 1 HST juga ikut terbakar.

Semibilan ruangan terbakar, yakni dua ruang kelas, laboratorium IPA dan komputer, ruang menjahit, ruang kepala, gudang, kantin, dan toilet.

Jelang Hari Pers Nasional 2020 di Banjarmasin, Wakil Trans TV Kunjungi Kantor Banjarmasin Post

Polisi dan Kerabat Korban Masih Susuri Pinggir Sungai Barito Mencari Korban Tenggelam

VIDEO : Persiapan 14 Sekolah untuk Menampung Jemaah Haul Guru Sekumpul 2020

Ayah Diisolasi karena Virus Corona, Anaknya yang Cacat Meninggal di Rumah, Wali Kota Pun Dipecat

Pabrik Uang Teddy, Suami Lina Bikin Hotman Paris Takjub, Setara dengan Sule si Ayah Rizky Febian?

Dalam pemeriksaan oleh tim Forensik itu juga hadir petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Reserse Kriminal Polres HST dan Kapolres HST, AKPB Danang Widaryanto.

Dari pemeriksaan itu ada 14 alat bukti yang diambil untuk diperiksa ke Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.

Rinciannya, 10 di SDN 2 Banua Jingah, satu di MAN 1, satu di SDN 1 Barabai Timur, dan dua di SDN 2 Barabai Timur. Selain itu, tim labfor juga menanyai saksi saat terjadinya kebakaran seperti penjaga keamanan sekolah, guru hingga kepala sekolah.

Kasatreskrim Polres HST, AKP Dani Sulistiono, mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui dengan pasti penyebab kebakaran. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved