Berita Batola

Kasus Ambruknya Jembatan Mandastana Batola, Datmi Bayar Denda Rp200 Juta

DATMI, salah satu terpidana kasus ambruknya Jembatan Mandastana akhirnya membayar uang denda, Kamis (6/2/20)

Kasus Ambruknya Jembatan Mandastana Batola, Datmi Bayar Denda Rp200 Juta
Kejari Batola
Dana sebanyak Rp200 juta uang denda yang dibayarkan Datmi, salah seorang terpidana kasus ambruknya Jembatan Mandastana, Kamis (6/2 /20), di Kantor Kejaksaan Negeri (Negeri) Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - DATMI, salah satu terpidana kasus ambruknya Jembatan Mandastana akhirnya membayar uang denda, Kamis (6/2/20), di Kantor Kejaksaan Negeri (Negeri) Kabupaten Batola.

Mantan Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK) proyek pembangunan Jembatan Mandastana itu
diwakili pihak keluarga membayar denda sebesar Rp200 juta dan uang perkara sejumlah Rp 10 ribu ke Kejaksaan Negeri Batola.

Dana dari uang pembayaran denda tersebut langsung disetorkan kepada BRI Cabang Marabahan sebagai Penerimaan Negara Bukan pajak (PNBP).

Kajari Kabupaten Batola Batola, La Kanna SH, melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Andri Kurniawan SH, menjelaskan salah satu terpidana korupsi Jembatan Mandastana Datmi telah membayar uang denda sebesar Rp200 juta sehingga total uang yang diterima negara dari rampasan dan denda sudah sekitar Rp500 juta.

Istri yang Ditusuk Suami di Serpong Telah Sadar, Kata Polisi Sudah Lewati Masa Kritis

VIRAL di Medsos, Wanita Kirim Foto Selfie ke Teman, Tidak Sadar Ada Penampakan Lain dalam Foto Itu

Menteri Keuangan Era Presiden Soeharto, JB Sumarlin Meninggal Dunia

Menurut Andri, Datmi dinyatakan bersalah dalam sidang putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin di pertengahan November 2019 silam. Terdakwa diharuskan membayar denda sebesar Rp200 juta atau subsider 2 bulan kurungan. Di sisi lain Yudi Ismani, konsultan pengawas terpidana lain dari kasus ambruknya Jembatan Mandastana, juga sudah melakukan hal serupa.

Dijelaskannya, Yudi menyerahkan uang pengganti sebesar Rp43.408.582, serta Rp50 juta sebagai rampasan negara. Waktu itu Yudi divonis oleh Pengadilan Tipikor tertanggal 20 Juni 2019 dengan pidana 4 tahun dan denda Rp200 juta.

“Kejari Batola sedang memproses uang pengganti sebesar Rp16,3 miliar dari terpidana lain H Rusman Aji,” papar Andri.

Lebih lanjut Andri menambahkan proses yang sedang dilakukan adalah penilaian harta dari terpidana korupsi Jembatan Mandastana oleh Kantor pelayanan kekayaaan negara dan lelang (KPKNL) Banjarmasin . Apabila sudah selesai, langsung dilelang dan disetorkan ke kas negara.

Untuk diketahui, Rusman Adji direktur utama PT Citra Bakumpai Abadi terpidana korupsi pembangunan Jembatan Mandasatana senilai Rp16,3 miliar.Selain divonis 4,6 tahun penjara subsider 1 tahun, Rusman juga harus membayar denda sebesar Rp500 juta dan kewajiban mengembalikan uang negara sebesar Rp16,3 miliar.

Wakil Bupati Batola, Rahmadian Noor, menambahkan lokasi pembangunan jembatan Mandastana ya yang baru akan tetap di lokasi awal dengan dana APBD murni. Pada 2020 ini perencanaan dan penelitian pembangunan jembatan Mandastana. Paling cepat di APBD perubahan 2020, jembatan Mandastana akan dibangun.

“Tapi jika tidak memungkinkan di APBD perubahana 2020, maka jembatan Mandastana akan dibangun dengan APBD murni 2021. Desain jembatan Mandastana akan dimintakan persetujuan Kementrian PUPR sebelum dibangun kembali,” katanya.

Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batola, memastikan dana pembangunan kembali Jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang runtuh pada 17 Agustus 2017 silam akan memakai dana APBD murni.

“Iya, pembangunan kembali Jembatan Mandastana itu memakai dana APBD murni.. Bukan memakai dana hasil lelang sitaan H Rusman Adji direktur utama PT Citra Bakumpai Abadi terpidana korupsi pembangunan Jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru sebesar Rp16,3 miliar,” tegas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batola, Saberi Thannor.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved