Berita Tanahlaut

VIDEO Misteri Gunung Kayangan Tanahlaut, Ada Terasa Aura Gaib

Gunung Kayangan juga dikenal sebagai area berhawa supranatural. Banyak beberapa peristiwa aneh terjadi di situ.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Gunung, hutan, laut adalah kawasan-kawasan tempat tinggal mahluk gaib. Di Kalimantan Selatan ada beberapa gunung yang dipercayai sejumlah orang bahwa ada penghuninya bahkan menjadi sebuah permukiman dan juga kerajaan alam gaib.

Gunung Kayangan yang berlokasi di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, adalah salah satu gunung dimaksud.

Banyak cerita-cerita tentang gunung yang berada di antara dua jalan raya dan menjadi penanda atau gerbangnya kabupaten yang bertopografi pegunungan dan pantai ini.

Dulunya kawasan gunung Kayangan menjadi area perkebunan tebu dan ada pabrik di lerengnya.

Asap Sempat Muncul dari Bangunan Dekat Gereja di Kota Banjarbaru

Sungai Riam Kiwa Meluap, Rumah Warga di Desa Jati Baru Terendam, Akses Jalan Pun Putus

Pabrik Uang Teddy, Suami Lina Bikin Hotman Paris Takjub, Setara dengan Sule si Ayah Rizky Febian?

Ucapan Pacar Chef Renatta yang Bikin Rekan Chef Juna & Chef Arnold Ingin Lempar Sendal

Jalur jalan provinsi pun masih satu, belum seperti sekarang yang dibagi dua, di kiri-kanan kaki gunung.

Sejak 2005, di puncak gunung dibangun sarana wisata berupa pendopo dengan dua menara, gazebo, kios dan warung, serta musholla. Jalan menuju puncak juga beraspal dan tidak begitu curam.

Berada di puncak, panorama alam nan indah bisa dinikmati. Sementara bagi yang bisa merasakan aura gaib, di puncak ini terasa ada keganjilan yang menandakan sesuatu yang mistis.

Ya, memang gunung Kayangan juga dikenal sebagai area berhawa supranatural. Banyak beberapa peristiwa aneh terjadi di situ. Bahkan penamaan gunung Kayangan juga berawal dari peristiwa aneh kala itu.

Siti (51), warga setempat yang bersama suaminya bertugas mengelola obyek wisata tersebut, mengatakan, konon penamaan Kayangan itu karena menurut kisah ada penampakan kereta kencana yang terbang melayang menuju gunung.

"Begitu kata orang dari mulut ke mulut. Pernah beberapa kali ada yang melihat saat malam sebuah kereta kencana yang ditarik sejumlah kuda, terbang di langit dan menuju gunung ini, kemudian menghilang. Mungkin dipercayai terbang dan hilangnya itu ke kahyangan atau kayangan yang artinya tempat dewa-dewa," ungkap Siti.

Halaman
123
Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved