Berita Dunia

Tertolong Pergantian Musim, Ahli Memprediksi Virus Corona Menghilang Mei 2020?

Namun penelitian terbaru dari para ahli menyebutkan, Virus tersebut akan hilang pada Mei 2020.

TRIBUN/PUSPEN TNI/LETNAN KUNCORO
Petugas mengenakan masker dan hazmat suit sebelum melakukan evakuasi WNI yang tiba dari Wuhan di lokasi observasi Hangar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepri, Minggu (2/2/2020). WNI yang sebelumnya transit terlebih dahulu di Batam tersebut dievakuasi dari Wuhan, China, akibat merebaknya wabah Virus Corona. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyebaran Virus Corona yang begitu cepat bahkan melewati antar banua, membuat penyakit yang disinyalir pertama kali muncul di Kota Wuhan, China ini menjadi penyakit yang paling ditakuti.

Upaya menekan penyebaran penyakit ini pun terus dilakukan. Namun, virus corona ternyata begitu sulit dikendalikan. Bahkan, ratusan orang pun meninggal karena terinfeksi penyakit yang menyerang paru-paru tersebut.

Namun penelitian terbaru dari para ahli menyebutkan, Virus tersebut akan hilang pada Mei 2020.

"Kasus-kasus infeksi virus corona mungkin turun tajam pada bulan Mei 2020, ketika suhu di China memanas," kata Dr Jyoti Somani dan Profesor Paul Tambyah, dilansir dari CNA, Kamis (6/2/2020).

Pasca Kebakaran, Rekaman CCTV di MAN 1 Barabai HST Sudah Diminta Polisi, Kepsek Sebut 16 Kamera

VIDEO Mobil dan Perahu Karet Evakuasi Pelajar dan Warga Lintasi Jalan Terdampak Banjir di Balangan

Akhirnya Maia Estianty Ungkap Cinta ke Anak Mulan Jameela, Ini Foto Putra Ahmad Dhani, Dul Jaelani

Ucapan Pacar Chef Renatta yang Bikin Rekan Chef Juna & Chef Arnold Ingin Lempar Sendal

Dengan demikian kasus-kasus dapat turun tajam pada bulan Mei, ketika suhu di China memanas, sehingga dapat dikatakan penyebarannya tergantung dengan iklim.

 Di negara-negara dengan iklim sedang seperti China dan Amerika Serikat, musim flu biasanya dimulai pada bulan Desember dengan puncaknya pada bulan Januari atau Februari, setelah itu kasus berkurang.

SARS menghilang di musim panas utara tahun 2003 dan tidak muncul lagi secara signifikan sejak itu.

Faktor manusia juga dapat berkontribusi terhadap penyebaran influenza selama musim dingin karena lebih banyak waktu dapat dihabiskan di dalam ruangan, mungkin dalam hubungan yang lebih dekat dengan orang lain.

Studi yang dilakukan bertahun-tahun lalu menunjukkan bahwa virus corona "biasa" (yang merupakan salah satu penyebab flu biasa) dapat bertahan di permukaan 30 kali lebih lama di tempat-tempat dengan suhu 6 derajat Celcius.

Rumah sakit khusus pasien virus corona di Huoshenshan, Wuhan, Provinsi Hubei, China, resmi dibuka pada Senin (3/2/2020) ini.
Rumah sakit khusus pasien virus corona di Huoshenshan, Wuhan, Provinsi Hubei, China, resmi dibuka pada Senin (3/2/2020) ini. (Getty Images via Kompas.com)

Namun tak bertahan lama jika berada di tempat-tempat yang suhunya 20 derajat Celcius dan tingkat kelembaban tinggi.

Baru-baru ini, para ilmuwan dari Universitas Hong Kong (HKU) termasuk Profesor Malik Peiris dan Profesor Seto Wing Hong menunjukkan bahwa suhu rendah dan kelembaban relatif yang rendah memungkinkan virus SARS bertahan lebih lama daripada suhu dan kelembaban tinggi.

VIDEO Permukaan Sungai Tapin Meluap, Kawasan Perkantoran Bupati Tapin Terendam

Hadiri Puncak HPN 2020 di Kalsel, Jokowi Diagendakan Tanam Pohon Langka, Usianya Bisa 300 Tahun

Video Pemusnahan Hampir 1 Ons Sabu di Polres Tabalong

Tim HKU berpendapat bahwa ini mungkin alasan mengapa negara-negara Asia Tenggara yang hangat dan lembab tidak memiliki wabah SARS, tidak seperti Hong Kong dan Singapura.

Jadi, seperti halnya dengan influenza, 2019-nCoV dapat melambat ketika matahari mulai bersinar lebih banyak dan cuaca menghangat di negara-negara beriklim sedang dan subtropis.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati) (Kompas.com/Nur Fitriatus Shalihah)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Virus Corona Bakal Hilang pada Mei 2020 karena Musim Panas? Berikut Penjelasannya
Penulis: garudea prabawati

Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved