Berita Banjarmasin

Pengurus FORMI Kalsel Siapkan 12 Cabang Olahraga untuk Bertanding di Portugal

Sukses merajai sejumlah cabang olahraga di Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) V 2019 Kalimantan Timur, Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat

Pengurus FORMI Kalsel Siapkan 12 Cabang Olahraga untuk Bertanding di Portugal
BANJARMASINPOST.CO.ID/KHAIRIL RAHIM
Pesilat budaya saat tampil di acara peresmian Kampung Bermain di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sukses merajai sejumlah cabang olahraga di Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) V 2019 Kalimantan Timur, Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kalimantan Selatan kembali harus mempersiapkan andalan ke ajang yang lebih tinggi.

Setidaknya, 12 cabang olahraga disiapkan FORMI Kalsel untuk ikut bertanding di ajang festival olahraga rekreasi terbesar dunia atau TAFISA 2020 di Lisbon, Portugal.

Ketua Umum Formi Kalsel, Artuty Ramlan, Minggu (9/2/2020), mengatakan, 12 cabang olahragar yang disiapkan di ajang dua tahunan olahraga rekreasi se-dunia itu adalah  airsoft gun, kungfu, bboy, tonis, banjang, silat budaya, e-sport, sepeda ontel, layang-layang, sepak bola jalanan, panahan tradisional dan balogo.

Namun sebelum ikut di ajang TAFISA Lisbon, para atlet terlebih dulu akan ditempa mengikuti pemusatan latihan yang dilakukan di Banjarmasin.

"Pemusatan latihan dimulai Maret depan," kata Artuty didampingi Sekretaris Formi Kalsel, Galoeh Nisa Basuni.

BREAKING NEWS : Diduga Berenang di Sungai Tapin, Dua Pemuda Ini Hilang Terbawa Arus

Lebih 100 Kepala Keluarga Terdampak Banjir, Dua Desa di Kabupaten Balangan Terisoalasi

Demi Selamatkan Nenek, Saat Puting Beliung Menerjang, Pria Ini Rela Tertimpa Balok Atap Rumah

Diterjang Angin Kencang, Atap Rumah Warga di Gang Teluk Bayur Banjarmasin Beterbangan

Kondisi Keuangan Ardi Bakrie Dipertanyakan Magika, Anak Nia Ramadhani Murung Gegara Ini

Pemusatan latihan akan dilaksanakan selama 6 bulan lebih, sehingga Oktober para atlet yang akan berangkat ke Lisbon bisa siap bersaing dengan atlet atlet seluruh dunia.

Nisa menambahkan hanya cabang olahraga yang menjadi juara dan peraih emas terbanyak yang diperoleh akan berangkat ke Lisbon Portugal.

"Sebenarnya kami ingin mengikuti lebih banyak lagi cabang olahraga, namun biaya ke Lisbon tidak murah sehingga hanya atlet prioritas yang kami berangkatkan," kata dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved