Berita Banjarmasin

Puncak HPN 2020 Digelar Sukses, PWI Kalsel Gelar Syukuran

Syukuran Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2020 sebagai pucuk rangkaian kegiatan HPN 2020 digelar di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Syukuran Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2020 sebagai pucuk rangkaian kegiatan HPN 2020 digelar di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Syukuran Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2020 sebagai pucuk rangkaian kegiatan HPN 2020 digelar di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin bertepatan dengan peringatan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Minggu (9/2/2020).

Melalui kegiatan yang dihadiri Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor selaku Tuan Rumah HPN 2020, Ketua Dewan Pers, M Nuh, Tokoh-tokoh Pers Nasional dan Daerah serta Forkopimda Kalsel ini, Ketua Umum PWI, Atal S Depari mengingatkan bahwa pers adalah pejuang.

Dijelaskan Atal, dalam perjalannya dahulu, tokoh-tokoh dan insan pers tak jarang menjadi sasaran intimidasi dan bahkan dibuang dan diasingkan karena menjalankan tugas dan perannya.

Hal ini juga yang membuat para tokoh pers bangsa saat itu meski memiliki pandangan berbeda-beda namun mempersatukan diri dengan melahirkan PWI pada 9 Pebruari 1946 dan terus melanjutkan perjuangannya hingga saat ini.

Raffi Ahmad Kehilangan Rp 15 M Gegara Lakukan Ini Bareng Nagita Slavina, Efek Sakit Kakak Syahnaz

Ustadz Abdul Somad Ungkap Fakta Penemu Virus Corona, UAS: Bukan Dokter di Wuhan China Li Wenliang

KaltengPedia : Punya Arsitektur Menarik, Begini Megahnya Masjid Agung Al Mukarram Amanah Kualakapuas

Diklaim Warga, 4,5 Km Ruas Marabahan-Margasari Belum Beraspal

"Kita bangga dan saya lihat bagaimana pers berjuang hidupnya sejak dulu. Pers selalu berpikir untuk bangsanya. Sekarang pun pers tidak stop berjuang, tidak hanya untuk bangsa tapi juga berjuang untuk bertahan hidup," kata Atal.

Pada kesempatan ini, Ketua Dewan Pers, M Nuh Ingatkan akan hasil Konfensi Nasional Media Massa di rangkaian kegiatan HPN 2020 yang dihadiri tokoh-tokoh pers dan juga dihadiri Menkominfo dan Menkumham RI, bahwa disepakati pers adalah pilar demokrasi.

Karena itu menurutnya, membangun dunia pers sama dengan membangun demokrasi dan juga miliki arti membangun negeri.

Menjadi tanggungjawab seluruh pihak, memperjuangkan untuk membangun agar dunia pers berkembang juga merupakan tugas negara.

Pers di Indonesia menurutnya memiliki ideologi good journalism sebagai pegangannya dalam menjalankan perannya membangun negara.

Namun menurut M Nuh, jika tidak ada ekosistem yang baik bagi pers menjalankan tugas seperti masih adanya ancaman, intimidasi atau kurangnya kesejahteraan tentu akan sulit bagi pers mewujudkan ideologi good journalism dalam menjalankan tugasnya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved