Berita Tabalong

Tanah Longsor Tutup Jalan Desa Banjai Tabalong, Warga Turun Lakukan Ini

Di Desa Binjai Kecamatan Muara Uya, curah hujan yang tinggi menyebabkan tanah longsor hingga membuat akses jalan desa tertutup.

Tanah Longsor Tutup Jalan Desa Banjai Tabalong, Warga Turun Lakukan Ini
istimewa/polsek muara uya
Warga Binjai gotong royong membersihkan jalan tertutup longsor. Terlihat Kapolsek Muara Uya turut turun membantu warga. 

BANJARMASJNPOST.CO.ID, TANJUNG - Daerah utara Kabupaten Tabalong yang terjadi banjir saat ini mulai surut, seperti di Kecamatan Haruai dan Muara Uya. Namun, musibah banjir menyisakan beberapa kerusakan infrastruktur yang menjadi fasilitas umum masyarakat.

Diantaranya yang terjadi di Desa Binjai Kecamatan Muara Uya,  curah hujan yang tinggi menyebabkan tanah longsor hingga membuat akses jalan desa tertutup.

Warga tidak bisa melewati jalan desa, karena tanah dan lumpur menutup jalan. Warga bergotong royong untuk membersihkan jalan.

Kapolsek Muara Uya Iptu Supriyadi bersama dengan Plt Camat Muara Uya Abdul Wahid membantu langsung di lokasi.

Satu Jam Berkobar, Api Ludeskan Tiga Kandang Ayam PT Patriot di Bati-bati

Dengar Penghuni Lapas Kotabaru, Yasonna Laoly : 180 Diisi 800 Orang Itu Tidak Manusiawi

Virus Corona Bikin Resepsi Pernikahan Pria di Kepri Ini Gagal Digelar, Ijab Kabul Terpaksa Dimajukan

Istri Almarhum Chrisye Meninggal Dunia karena Stroke, Yanti Noor Dimakamkan Dekat Suami Tercinta

Iptu Supriyadi mebgatakan bukan hanya warga Desa Sungai Binjai yang membantu membersihkan jalan namun juga sebagian waega Desa Salikung dan Sungai Kumap juga ikut membantu.

"Jalan desa yang tertutup longsor ini dari Desa Binjai menuju Desa Salikung dan Sungai Kumap, menggunakan alat sederhana dan juga alat berat warga saling membantu," ujarnya.

Jalan desa ini merupakan pengerasan baru dalam program pembangunan jalam ke desa terpencil. Sehingga jalan ini merupakaan akses utama bagi warga. "Warga yang ingin melintas namun tidak bisa juga langsung ikut membantu membersihkan jalan," ujarnya.

Dampak dari banjir di daerah Utara juga sulitnya air bersih seperti dk Desa Nawin Kecamatan Haruai. Listrik padam untuk menjaga keamanan dan aliran air dari PDAM juga sempat terhenti. Sehingga warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Beruntung ada bantuan dari Unit Penanggulangan Bencana Sosial (UPBS) yang mendistribusikan air bersih kerumah warga. Sehingga warga bisa memasak menggunakan air bersih.

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani mengatakan meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pendataan terhadap infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Infrastruktur kabupaten akan diupayakan dilqkukan perbaikan menggunakan dana taktis,, sedangkan untuk infrastruktur provinsi akan dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi.

Kondisi Asli Laudya Cynthia Bella & Engku Emran Diungkap Ustadz Ini, Sohib Zaskia Sungkar Begini

Istri Meninggal, Sopir Angkot Ini Bawa Balitanya Narik, Demi Lunasi Tunggakan Rumah Sakit

Video: Pernikahan Ayu Ting Ting & Didi Riyadi Dibahas Vokalis Band Ini, Nasib Robby Purba & Igun?

Beberapa infrastruktur jembatan yang mengalami kerusakan adalah di desa Hayup Kecamatan Haruai dan juga di Desa Kalingai Kecamatan Bintang Ara.

"Pasca banjir akan dilakukana pendataan dan berupaya melakukan perbaikan infrastruktur agar tidak mengganggu aktifitas warga," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved