Berita Batola

2,5 Juta Ikan Mati Mendadak, Dinas Perikanan Barito Kuala Curiga Air Asam dari Sungai Negara

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupten Barito Kuala/Batola (Baritokuala, KBBI), Provinsi Kalimantan Selatan, terus menyikapi musibah

2,5 Juta Ikan Mati Mendadak, Dinas Perikanan Barito Kuala Curiga Air Asam dari Sungai Negara
BANJARMASINPOST.CO.ID/EDI NUGROHO
Fandi memperlihatkan ikan-ikan yang mati di dalam jala apungnya di Kelurahan Marabahan Kota, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola, Kalsel, Kamis (9/1/2020). 

BPOSTGROUP/EDI NUGROHO
Rahmanuddin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Batola

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupten Barito Kuala/Batola (Baritokuala, KBBI), Provinsi Kalimantan Selatan, terus menyikapi musibah 2, 5 juta bibit ikan milik petani ikan di jala apung sepanjang Sungai Barito yang mati mendadak beberapa waktu lalu.

“Ada sekitar 250 lubang jala apung di Sungai Barito, terkait kejadian 2, 5 juta bibit ikan milik petani ikan di jala apung sepanjang Sungai Barito yang mati mendadak,” kata Rahmanuddin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Batola, Senin (10/2/2020).

Rahmauddin menegaskan tak semua ikan-ikan nila pada sebanyak 250 lubang ikan nila itu mati.

Kematian ikan itu dari wilayah Kantor Kodim Marabahan ke arah hilir, sehingga air asam itu bersumber dari Sungai Negara.

VIDEO Situasi Banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara, 8 Kecamatan Terendam

KPU Kota Banjarmain Minta Mahasiwa Mengawal, Memantau dan Mengawasi Tahapan Pemilu

Banjir Terparah Sejak 10 Tahun, Warga Empat Desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Terisolasi

Pelantikan Kepala Desa Terpilih di Kabupaten Tanahlaut Bakal Berbeda, Ini yang Baru

Virus Corona Makin Banyak Membunuh, David Beckham, Inter Milan, hingga Fans Kpop Kirim Donasi

Pesawat Ayu Ting Ting Dihantam Badai Hingga Hancur Jadi Doa Sosok Ini, Umi Kalsum Langsung Bereaksi

Jadi kemungkinan, pencemaran air itu dari kabupaten lain, bukan dari Kabupaten Batola.

“Saya curiga air asam dari Sungai Negara, setelah melihat peta perjalanan arus air. Jadi, sumber pencemaran bukan dari Kabupaten Batola,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved