Lifestyle

Begini Cara Ibu Milenial Ini Agar Keuangan Rumah Tangga Tak Kedodoran, Cermat Kelola Keuangan

Pintar dan cermat dalam pengelolaan keuangan rumah tangga harus dimiliki seorang isteri.

Begini Cara Ibu Milenial Ini Agar Keuangan Rumah Tangga Tak Kedodoran, Cermat Kelola Keuangan
tribunnews.com
Ilustrasi-mengatur keuangan rumah tangga secara cermat sangat diperlukan agar tak kedodoran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pintar dan cermat dalam pengelolaan keuangan rumah tangga harus dimiliki seorang isteri. Ini supaya gaji yang diserahkan suami tidak habis sebelum akhir bulan buat keperluan rumah tangga sehari-hari, sekolah anak, dan lain-lain.

Tanpa cara ini, gaji bulanan cuma numpang lewat saja. Hal ini kerap terjadi pada pasangan yang baru menikah, bahkan mungkin termasuk yang sudah lama berumah tangga. Masih terbawa gaya hidup sewaktu masih bujang.

Jadi, tidak mudah mengatur keuangan rumah tangga. Butuh kemampuan khusus supaya penghasilan yang diperoleh cukup untuk memenuhi kebutuhan selama satu bulan.

Menurut Melly, seorang ibu rumah tangga, gaji yang diberikan suaminya buat keprluan keluarga sehari hari dan sekolah anak-anaknya.

Berkunjung ke Arena Wall Climbing, Anak-anak Disabilitas Dapat Kesempatan Mencoba ini

Bawang Putih Naik, Pedagang : Informasinya Dikirim dari China, Adakah Kaitannya dengan Virus Corona?

Keterkaitan Marshanda & Kematian Anak Karen Pooroe Dibeberkan, Hubungan dengan Arya Claproth?

Bukan Luna Maya! Dalang Perusak Rumah Tangga Syahrini & Reino Barack Disebut Wanita Indigo Ini

"Pengeluaran rumah tangga saya sesuaikan dengan budget dan pendapatan sehari-hari," paparnya.

Ibu dua anak ini pun bercerita, gaji yang diperlukan suaminya dibaginya 70 persen buat keperluan rumah tangga, 10 persen menabung, 10 persen dipergunakan refreshing bersama keluarga dan 10 persen buat pengeluarga tak terduga.

"Supaya cukup sebulan dan keperluan lain, ibu rumah tangga harus benar-benar menghitung pengeluaran secara cermat," katanya Mely.

Untungnya, lanjut dia, punya usaha sendiri, sehingga bisa membantu suaminya buat kehidupan sehari-harii dan keperluan dua anaknya yang kelas VII SMP dan kelas 6 SD.

"Usaha saya biasanya buat tabungan dan pengeluaran tak terduga," cerita Mely.

Alokasikan anggaran untuk dana cadangan atau dana darurat. Dana cadangan ini digunakan untuk keperluan mendesak. Dana cadangan sifatnya bebas, artinya bisa menyisihkan berapa pun untuk pos ini.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved