Berita Tapin

Bupati Minta Lurah dan Kepala Desa Data Warganya yang Menempuh Pendidikan di Luar Negeri

Bupati Tapin, HM Arifin Arpan, berharap orangtua atau kerabat yang anggota keluarganya menempuh pendidikan di luar negeri agar memberitahukan

Bupati Minta Lurah dan Kepala Desa Data Warganya yang Menempuh Pendidikan di Luar Negeri
HUMAS PEMKAB TAPIN UNTUK BPOST GROUP
Soal virus corona, Bupati Tapin HM Arifin Arpan meminta Lurah dan Kepala Desa mendata warga yang sekolah di luar negeri, Senin (10/2/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Bupati Tapin, HM Arifin Arpan, berharap orangtua atau kerabat yang anggota keluarganya menempuh pendidikan di luar negeri agar memberitahukan kepada aparat Pemerintahan Desa ataupun aparat Pemerintah Kelurahan.

Itu dikatakannya setelah membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di Aula Kantor Kecamatan Bungur, Kota Rantau, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (10/2/2020).

Bupati HM Arifin Arpan mengaku kaget dan tidak mengetahui ada warganya yang kuliah di Cina.

Suami Hj Ratna Ellyani Arifin Arpan itu pun mengaku bangga karena tidak semua putra daerah di Kabupaten Tapin memiliki peluang dan kesempatan kuliah di luar negeri.

"Itu artinya putra daerah Tapin yang kuliah di luar negeri mampu berbahasa asing. Minimal Bahasa Inggris, apalagi bahasa Mandarin. Kalau bahasa Rantau banyak saja yang bisa," katanya.

Retribusi Bakal Diterapkan di Objek Wisata Milik Pemerintah Kabupaten Tabalong

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI Tegaskan Tak Ada Kekerasan Lagi Terhadap Jurnalis

VIDEO Harga Bawang Putih Berangsur Turun di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin

VIDEO Penampakan Drainase di Kawasan Sekumpul, Warga Minta Pemkab Banjar Mengatasi

Iis Dahlia Jadi Biang Keladi Putusnya Hubungan Ridho DAcademy & Salshadilla? Uya Kuya Bereaksi

Pesawat Ayu Ting Ting Dihantam Badai Hingga Hancur Jadi Doa Sosok Ini, Umi Kalsum Langsung Bereaksi

Bupati Tapin HM Arifin Arpan juga meminta Kepala Desa atau Lurah, jika sudah melakukan pendataan warganya yang sekolah di luar negeri agar dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Tapin.

"Dinas Kesehatan melaporkan hanya tiga orang yang kuliah di Cina. Satu di Lokpaikat, satunya lagi di Pulau Pinang dan Binuang. Mahasiswa yang di Rantau Kanan ini, justru aku tidak diberitahu," katanya.

Dikatakan lagi, dirinya sudah mengeluarkan surat edaran tentang kesiapsiagaan penyebaran penyakit infeksi novel corona virus kepada seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin.

"Surat edaran itu, tolong dicermati dan dilaksanakan," pesannya.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan meyakini warga di Kabupaten Tapin tidak ada yang terpapar ataupun terkontaminasi virus corona.

Itu karena wilayah yang terdampak virus corona sangat jauh dan berbeda provinsi dengan lokasi putra daerah Tapin yang belajar di negeri tirai bambu. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved