Berita Banjarmasin

Pasca Dilanda Puting Beliung, Warga Gang Mustaqim Banjarmasin Ini Tidur Berlima di Dalam Satu Kamar

Meski bertutupkan terpal berukuran kecil namun itu pun tak cukup membendung derasnya hujan yang mengguyur Senin petang tadi

Pasca Dilanda Puting Beliung, Warga Gang Mustaqim Banjarmasin Ini Tidur Berlima di Dalam Satu Kamar
banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Hujan deras yang mengguyur Banjarmasin membuat Safri dan keluarga harus tidur di kamar yang tersisa pasca diterjang puting beliung. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BPOST - Hujan deras kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Banjarmasin kalimantan Selatan, Senin (10/2/2020) petang tadi.

Tidak terkecuali di Gang Mustaqim Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah, hanya saja bagi Ema sekeluarga, hujan kali ini membawa sedikit kedukaan.

Bagaimana tidak, kondisi atap rumahnya masih mengaga pasca dihantam angin puting beliung, Minggu (10/2/2020) siang kemarin.

Meski bertutupkan terpal berukuran kecil namun itu pun tak cukup membendung derasnya hujan yang mengguyur Senin petang tadi.

VIDEO Banjir Rendam Ruang Rawat Inap RSUD Pambalah Batung, Pasien Terpaksa Dievakuasi 

Mengira Ada Makhluk Pengerat di Loteng, Tracy Kaget Temukan Sosok Ini Tinggal Bertahun-tahun di Sana

Hobi Baru Syahnaz Saat Baru Sebulan Melahirkan, Ini Nasib Ponakan Raffi Ahmad & Nagita Slavina

Pesawat Ayu Ting Ting Dihantam Badai Hingga Hancur Jadi Doa Sosok Ini, Umi Kalsum Langsung Bereaksi

" Iya basah. Karena terpal yang ada pun sebetulnya tidak menutup full atap rumah kami yang sebelumnya berlubang setelah dihantam angin kemarin," ujar Safri.

Beruntung bagi warga RT 28 Kelurahan Teluk Dalam tersebut, Senin tadi. Pasalnya, atas angin puting beliung Minggu siang kemarin masih menyisakan sebuah ruangan kamar di rumahnya.

Sehingga di ruangan berukuran sekitar 3,5×3 meter persegi itu pula, kini ia bersama empat anggota keluarganya selain bisa berteduh dari derasnya hujan, juga beristirahat selama beberapa hari ke depan.

" Total kami ada berlima. Tapi karena ruang tengah atapnya jebol dan belum diperbaiki, mau tidak mau ya kami pun bertahan di kamar ini sementara waktu. Itu pun tadi sempat ada yang bocor, cuman karena sudah ditambal dengan seng bekas. Jadi tidak ada lagi," ungkapnya.

Disinggung mengenai pemberian bantuan, Safri mengaku keluarganya memang sudah menerimanya, Senin siang tadi. Hanya saja dari sejumlah bantuan tersebut hanya pihaknya terima berupa gula, minyak dan teh.

" Sedangkan lainnya belum. Termasuk juga terpal, juga belum kami terima. Ada terpal sekarang ini, tapi itu pun sebetulnya beli sendiri kemarin dari patungan keluarga," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved