Wabah Virus Corona

Virus Corona Guncang Industri Otomotif Global, Pabrik GM, Nissan, Renault & Honda di Wuhan Tutup

Pabrik GM, Nissan, Renault & Honda di Wuhan Tutup, Virus Corona Guncang Industri Otomotif Global.

Virus Corona Guncang Industri Otomotif Global, Pabrik GM, Nissan, Renault & Honda di Wuhan Tutup
Febri Ardani/KompasOtomotif
Pabrik perakitan SGMW Motor Indonesia (Wuling Indonesia) di Bekasi, Jawa Barat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WUHAN - Pabrik GM, Nissan, Renault & Honda di Wuhan Tutup, Virus Corona Guncang Industri Otomotif Global.

Wabah virus corona di China diprediksi akan mengguncang industri otomotif global karena memberikan dampak jangka panjang. Berbagai masalah bisa bermunculan, mulai dari rantai pasokan suku cadang, komponen, hingga penurunan penjualan.

Dilansir Carscoops, pasar kendaraan bermotor roda empat di China sebelum merebaknya virus corona mengalami pelemahan selama dua tahun berturut-turut.

Hal itu dikarenakan melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional China dan hilangnya insentif pajak untuk mobil listrik.

Sempat Merintih Minta Tolong di dalam Pos Polisi, Gadis Remaja Ini Akhirnya Tewas Kehabisan Darah

Siap-siap! Tak Pakai Helm SNI, Pengendara Motor Bisa Dikurung Sebulan atau Denda Rp 250.000

Hasil Real Betis Vs Barcelona Liga Spanyol - Hattrick Assist Lionel Messi Permalukan Real Betis

Dengan adanya persebaran virus corona, kini banyak pabrik di China, khususnya kawasan industri Wuhan, diharuskan untuk tutup sampai minggu depan (17/2/2020). Bahkan, ada yang memutuskan berhenti beraktivitas hingga Maret mendatang.


Dampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah di China(Hollywoodreporter.com)

Perusahaan mobil dengan pabrik di kota Wuhan yang merupakan pusat dari virus corona antara lain, General Motors (GM), Nissan, Renault, Honda, dan Grup PSA.

Volkswagen (VW), walau tak langsung punya pabrik besar di Wuhan, juga memiliki risiko yang sama besarnya. Itu dikarenakan VW mengoperasikan 24 pabrik yang memproduksi mobil dan suku cadang di China dengan jumlah tidak kurang dari 40 persen dari produksi global.

Untuk saat ini, VW menyebut bahwa pengiriman unit dan rantai pasokannya belum berubah. Stok yang tersedia masih memungkinkan untuk memenuhi seluruh pengiriman sesuai jadwal.

Tapi jika krisis ini terus berlanjut, ada kemungkinan rantai pasokan kendaraan roda empat global akan terdampak.

Seorang perawat menunggu sarana transportasi saat akan memasuki lagi kota Wuhan untuk kembali bertugas di Rumah Sakit Umum Wuhan Yaxin melalui jalan yang diblokade aparat kepolisian. Pemerintah China membatasi pergerakan warga Wuhan, Provinsi Hubei, China bagian tengah, Sabtu (25/1/2020), guna mencegah penyebaran virus korona tipe baru. Wuhan adalah kota tempat virus korona tipe baru itu pertama kali terdeteksi.
Seorang perawat menunggu sarana transportasi saat akan memasuki lagi kota Wuhan untuk kembali bertugas di Rumah Sakit Umum Wuhan Yaxin melalui jalan yang diblokade aparat kepolisian. Pemerintah China membatasi pergerakan warga Wuhan, Provinsi Hubei, China bagian tengah, Sabtu (25/1/2020), guna mencegah penyebaran virus korona tipe baru. Wuhan adalah kota tempat virus korona tipe baru itu pertama kali terdeteksi. (AFP/HECTOR RETAMAL)

Tidak sampai di sana, pemasok otomotif besar seperti Bosch, Schaeffler, ZF Friedrichshafen, Faurecia, dan Valeo semuanya memiliki operasi signifikan di China. Mereka terancam untuk bernasib sama dengan VW maupun pabrikan mobil lainnya.

Awal pekan ini, Hyundai membuat keputusan drastis untuk menunda produksi di pabrik-pabrik Korea Selatan karena virus corona telah memengaruhi pasokan suku cadangnya dari China.

"Bahkan, industri otomotif yang tampaknya memiliki eksposur rendah ke pemasok dari China terpengaruh karena beberapa dari supplier mereka sangat bergantung pada input dari China," kata ekonom global di Capital Economics Simon MacAdam.

"Ini akan membuat kemacetan dalam produksi satu komponen bernilai rendah, tapi dampak panjangnya membuat produksi hilir terganggu," lanjutnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Virus Corona Diprediksi Guncang Industri Otomotif Global",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved