BPost Cetak

Sri Mulyani Umumkan Kenaikan Dana Bos, Satu Siswa Dapat Rp 1,5 Juta, Jatah Guru Honorer Juga Naik

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menaikkan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) hingga Rp 1,5 juta per siswa yang dibayar tiga kali setahun

Sri Mulyani Umumkan Kenaikan Dana Bos, Satu Siswa Dapat Rp 1,5 Juta, Jatah Guru Honorer Juga Naik
net
bantuan operasional sekolah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menaikkan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) hingga Rp 1,5 juta per siswa yang dibayar tiga kali setahun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani merincikan untuk Sekolah Dasar (SD) mendapat Rp 900 ribu per siswa atau naik dari sebelumnya Rp 800 ribu.

Untuk SMP mendapat Rp 1,1 juta per siswa atau naik dari sebelumnya Rp 1 juta dan SMA senilai Rp 1,5 juta atau naik dari sebelumnya Rp 1,4 juta.

“Untuk BOS reguler anggarannya makin lama makin besar untuk sekolah negeri dan swasta. Sekolah yang terima BOS masuk hampir ke semua sekolah di Indonesia,” ujarnya, Senin (10/2/2020).

Sri Mulyani menjelaskan, penyaluran dana BOS mulai tahun anggaran 2020 akan dilakukan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) langsung ke rekening sekolah. Tujuannya memangkas birokrasi sehingga sekolah dapat lebih cepat menerima dan menggunakan dana BOS untuk operasional.

Peluru Tembus Kaca Rutan Cipinang, Pasca Ditembaki Orang Tak Dikenal

Rumahnya Kebanjiran, Rasyidi Tewas Kesetrum, Sang Anak Ikut Jadi Korban Saat Akan Menolong

Iis Dahlia Jadi Biang Keladi Putusnya Hubungan Ridho DAcademy & Salshadilla? Uya Kuya Bereaksi

Pesawat Ayu Ting Ting Dihantam Badai Hingga Hancur Jadi Doa Sosok Ini, Umi Kalsum Langsung Bereaksi

Selain itu, penyaluran dana BOS dilakukan dalam tiga tahap, berubah dari sebelumnya yang dilakukan triwulanan dengan porsi 20 persen, 40 persen, 20 persen, dan 20 persen menjadi 30 persen, 40 persen, 30 persen dan mulai disalurkan paling cepat bulan Januari sesuai kesiapan masing-masing sekolah.

“Perubahan tahapan dan persentase penyaluran tersebut menjadi 70 persen pada semester satu. Dimaksudkan untuk memberikan fleksibilitas bagi sekolah, dalam rangka mendukung konsep Merdeka Belajar,” ujar Sri Mulyani.

Anggaran BOS ditetapkan sebesar Rp 54,32 triliun atau naik 6,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sri Mulyani mengatakan perombakan skema penyaluran terjadi pada alokasi dana BOS reguler. Adapun, jenis dana BOS terbagi menjadi tiga yakni reguler, kinerja, dan afirmasi.

Perubahan skema berlaku untuk seluruh sekolah di Indonesia, terutama kepada sekolah negeri dan beberapa swasta yang menerima.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meningkatkan porsi alokasi dana BOS untuk gaji guru honorer.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved